Langsung ke konten utama

Belanja Aman di Bukalapak

Yak untuk kesekian kalinya charger saya menghilang. Ketinggalan di cafĂ© saat mengerjakan tugas, ketinggalan di taxi saat numpang ngecharge atau dipinjam teman dan tak kembali.  Baru-baru ini begitu (lagi). Untuk bolak-balik keluar beli charger ke konter (toko handphone dan pernak-perniknya) juga bukan menjadi pilihan. Saya pernah komplain langsung ke sebuah konter di Pare, karena saat beli simcard yang sudah include paket data waktu itu tanpa di coba dan langsung dibawa pulang. Saat di rumah, saya coba pakai simcard itu, lhah! Paket data-nya tidak bisa dan setelah di check nomornya tidak sesuai dengan yang tertera di bungkusnya. Grgr. Saat complain ke toko apa yang terjadi? Tidak bisa karena sudah dibawa pulang.

Saya tetap komplain dan kekeuh kalau itu nomor yang dua jam lalu saya beli di konter itu. Bungkusnya untung masih ada, jadi saya bisa tunjukkan buktinya. Pegawainya tentu bingung dan kesal sama saya. Padahal saya minta tukar baik-baik. Ya, posisinya beliau hanya pegawai dan gak berani sama kokoh-kokoh pemilik konter yang sedang tidak ada di tempat. Karena saya keburu, saya minta-lah nomor si kokoh dan jelasin melalui telpon. Cukup alot sampai akhirnya simcard saya diganti.

Nah, pengalaman kayak gini itu gak enak banget. Selain saya kasian sama mbak-mbak pegawai itu, saya jadi nambah dosa karena sempat emosi sama si kokoh pemilik konter. Pengalaman ini terbawa sampai saya memutuskan beli sesuatu yang saya butuhkan secara online. Termasuk smartphone yang saya pakai sekarang.

Belanja Elektronik Online, aman gak?

Kalau dibilang aman tidaknya, mungkin ini sangat relatif. Pinter-pinternya kita cari toko di marketplace yang tepat. Nah diantara sekian banyak marketplace di Indonesia, saya memilih BukaLapak untuk belanja online. Termasuk membeli charger (bahkan untuk kesekian kali).

Yang bikin cemas saat beli online adalah saat transaksi dan barang yang diterima.  Khawatir apakah si penjual (pelapak) ini benar kirim barangnya dan atapakah barangnya benar-benar bagus? Pengalaman saya beli charger di BukaLapak cukup menarik karena memang beberapa kali saya lakukan.

Jadi bagaimana si agar barang yang kita beli memang benar-benar aman?

Pertama, lakukan research harga dan performance pelapak. Selain harga yang sesuai dengan yang saya cari, performance si pelapak ini juga masuk perhitungan saya. Berapa bintang yang didapat dan feedback dari pembeli seperti apa. Jadi kita tau kesan pembeli-pembeli sebelumnya di pelapak ini bagaimana.

BukaLapak

 

Kedua, setelah melakukan pembelian, Cek status pemesanan. Ini nih penting banget. Jadi kita bisa tracking proses pembelian barang kita bagaimana dan apakah barang kita sudah dikirim atau belum. Jadi ini akan menjawab pertanyaan aman gak nya beli online.

Ketiga, cek barang yang sudah diterima sebelum mengganti status transaksi “sudah terima barang”. Ini super penting! Apalagi kalau belanja elektronik seperti charger yang saya beli misalnya. Saat barang sudah diterima, jangan buru-buru ganti status transaksi. Cek dulu apakah barangnya berfungsi dengan baik dan sesuai dengan deskripsi yang ada di Lapak penjual.

Jika sudah selesai, segera konfirmasi kalau barang sudah diterima dan beli ulasan agar membantu para pembeli yg lain.

Nah, kalau ternyata barang tidak sesuai, jangan khawatir. BukaLapak kasih fasiitas kita untuk komplain. Langkah komplainnya seperti berikut ini:

  1. Pada halaman detail transaksi, klik tombol “Sudah Terima Barang Tapi Ingin Komplain”.

  2. Masukkan feedback beserta ulasan pelapak terkait, lalu klik “Simpan dan Lanjutkan Komplain”.

  3. Pada halaman “Sudah Terima, Tapi Ingin Komplain?”, klik “Ya, Saya Ingin Komplain”.

  4. Masukkan solusi komplain yang kamu inginkan. Pilih satu di antara: “Pengembalian Uang” (full refund)“Penambahan Barang”, atau “Penggantian Barang”.

  5. Unggah/upload foto jelas terkait barang yang telah kamu terima, yang ingin dikomplain.

  6. Klik “Kirim Komplain”.

  7. Kamu akan diarahkan masuk ke tab “Diskusi Komplain”.

  8. Cari kolom “Diskusi Komplain Barang”, jabarkan penjelasan mengapa kamu mengajukan komplain di kolom yang tersedia. Klik tombol “Kirim Pesan” untuk mengirim penjelasanmu kepada pelapak dan Admin.


Di kolom itu, kita bisa diskusi komplain (diskusi return), ada Admin yang akan mengawasi jalanannya diskusi. Jadi kita tidak perlu was-was jikalau complain kita tidak ditanggapi dengan baik.

Saya sih belum pakai fitur ini, dan semoga gak perlu pakai fitur ini, karena barang yang saya beli aman-aman saja.hehe

Promo BukaLapak

Yang terakhir, gunakan promo sebaik mungkin!

Sebagai anak kos yang hidup di rantau. Yang namanya discount dan promosi itu seperti melihat air saat kehausan. Saya tentu selalu memanfaatkan moment promosi dan discount untuk membeli kebutuhan saya.  Kamu-pun juga bisa mendapatkan promosi dan discount menarik setiap Belanja di BukaLapak. Gimana sih caranya dapat Promo BukaLapak ?

SUPER DUPER GAMPANG! Kamu bisa ikuti cara yang sering saya gunakan. hohoho

  1. Buka Halaman Shop Page Bukalapak di Excite Shop

  2. Nah, kamu bisa milih semua penawaran Promo BukaLapak dengan menyalin kode voucher dari Excite Shop. Atau kalau kamu mau lihat penawaran promosinya, tinggal klik tombol Lihat Penawaran

  3. Terus silahkan deh belanja di BukaLapak pakai kode dari Excite Shop tersebut. Pilih barangnya, lakukan proses pembayaran dengan memasukan kode vouchernya.




Gampang kan! Nah, kalau saya kan butuhnya belanja peralatan elektronik, nah melalui excite shop ini saya tinggal klik tombol Lihat Penawaran dan bisa dapat diskon sampai 60%! Bahagia \(^^\)

Satu tips ekstra dari aku adalah daftar sebagai member Excite dan kumpulkan pointnya. Kamu bisa mendapatkan banyak keuntungan dengan menjadi member Excite :)

Komentar

  1. Saya juga sudah sering belanja di bukalapak, saya pilih bukalapak karena ada fitur negonya dan lebih mudah peraturannya

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Mengikuti Seleksi Ujian Masuk UI S2 - SIMAK UI

"Gak kerasa ya kita udah mau UTS nih!" ucap seorang kawan setelah kelas usai. Bagi saya yang baru sudah 3 bulan hidup di ibu kota, Jakarta dan menempuh perkuliahan di program studi Magister Teknologi Informasi, cukup terasa.  Ya, memang benar terasa begitu cepat, tiba-tiba saja sudah UTS saja. Namun bukan itu point yang saya highlight.  Namun prosesnya..

Kuliah magister / pascasarjana / master degree / S2 memang mungkin bagi sebagian orang terasa mudah. Bagi saya, bisa lanjut kuliah ini saja sudah pernuh perjuangan, kuliahnya tentu juga dengan berjuang, tidak semua materi perkuliahan sudah saya dapatkan di jenjang sarjana. Banyak hal baru yang mesti saya pelajari. Peran teman, sahabat dan semua koneksi diperlukan. Tentu saja doa ibuk dan dukungan kakak adek di rumah sangat-sangat berpengaruh. Semoga Allah senantiasa memudahkan ya. ^^

Back to master degree process..

Saat saya memutuskan untuk lanjut kuliah, saya mulai memikirkan universitas mana yang saya tuju. Tentu dengan rese…

Program Top Contributor atau Kontributor Utama Forum Google Penelusuran Indonesia

Banyak yang mengira bahwa saya kerja di Google. Baik mengkira-kiranya saja tanpa bertanya dan cerita ke orang lain dan ada pula yang langsung bertanya (ah lebih tepatnya langsung ngasih statement) ke saya secara langsung.

“Ria, km masak gak bisa nraktir kita, kan km kerja di Google!”

Pernyataan ini agak parah sih. Kalau misal ditraktir es teh di warung masing mending ya, ini es teh atau segelas kopi di coffee shop ala-ala yang saya masuk aja gak berani.hehe. Namun, kenyataannya adalah saya tidak belum kerja di Google. *Susah atuh mau masuk perusahaan multinasional yang super cool inih!

Biar semua gak pada penasaran, kok bisa sih saya “dekat” sama Google? Ikutan berbagai acaranya, kenal dengan para Googler , bahkan dapat invitation ke Kantor Google, saya bakalan cerita :D

Kembali

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kembali memiliki 3 makna yang semuanya merupakan kata kerja. (1) Balik ke tempat atau keadaan semula, (2) lagi, dan (3) sekali lagi, berulang lagi.

Saya kembali. Yes I am here guys! Setelah sekian lama selalu menutupi rasa malas dengan berbagai alasan untuk tidak kembali menulis disini.
Barangkali ini hal yang klise. But honestly, sulit sekali memulai menulis kembali. Padahal, banyak sekali rasa yang ingin saya ungkap, cerita yang ingin saya tuangkan, kisah yang ingin saya tuliskan, makna dalam hidup yang ingin saya ukir disini sebagai tempat muhasabah diri. Dan barangkali bisa setidaknya sebagai bahan bacaan diwaktu senggang, atau pembelajaran, atau bahkan bisa menginspirasi kamu yang berada di depan monitor atau layar handphone saat ini.
It almost 1,5 years, i am inactive to post in instagram (sometimes I post instagram story, yaa, for keep my moment) dan ternyata hal tersebut memberikan efek gelembung ke sekitarnya. Saya jadi jarang sekali menulis te…