Langsung ke konten utama

Potret Perempuan Madura


Perempuan Madura tidak [] terlalu anggun dan berwibawa . Struktur tulangnya kelewat kasar untuk itu [dan] raut mukanya terlalu bebal. Gadis ciliknya jauh lebih halus, namun segera kasar begitu mereka tumbuh dewasa (J.S Brandts Buys, 1926/ dikutip dari buku Hubb de Honge, 2011).



Perempuan Madura. Mereka terkenal dengan paras sederhana dan oriental asli Indonesia. Berkulit gelap dan terkenal kasar. Paling tidak itu yang ada dalam pikiran sebagian besar orang. Dan menurut orang bule diatas dengan kalimatnya menuturkan pendapatnya tentang perempuan Madura.



wanita madura

Perempuan Madura. Saya mulai asyik mengamati sosok wanita Madura di desa tempat saya mengabdi. Dengan paras sederhana sesuai dengan tutur Bule dan orang-orang sebelum datang di pulau Madura. Mereka memiliki kharakteristik yang berbeda. Pekerja Keras. Sering membawa barang-barang di atas kepala tanpa ada kata berat dan pusing. Sangat berbeda dengan wanita modern jaman sekarang yang kemana-mana menenteng tas baik di tangan kanan maupun tangan kiri. Mereka membawa apapun diatas kepala, dan berjalan dengan tenang tanpa takut jatuh.


gadis madura


Perempuan Madura. Memiliki makna kecantikan tersendiri. Cantik dalam pandangan orang Madura. Mungkin tak sama dengan cantik dalam presepsi orang-orang dari daerah lain. Perempuan Cantik adalah seperti potre koneng potre Madura, pajalanna neter kolenang palembayya meltas mqnjalin, matana morka, alessa daun membha, bibirra jerruk salone (potre koneng (nama istri raja) utri Madura, cara berjalannnya sungguh gemulai, segemulai kayu rotan, matanya lentik, alis seperti daun membha, bibirnya seperti seiris jeruk.. ) [sumber : rampak-naong.blogspot.com]. Kalimat tersebuat saya dapat dari seorang penulis blog. Cantik menurut presepsi orang Madura adalah yang seperti potre kuneng.


Namun, yang paling menarik adalah inner-beauty-nya. Perempuan Desa Tagungguh. Dengan inner-beauty-nya mewakili wanita Madura, telah membuktikan kepada saya dan mungkin juga teman-teman sekelompok saya. Bahwasanya kecantikan natural dan dari dalam, jauh lebih penting.


Perempuan Madura sangat sangat menjaga diri. Zina merupakan pantangan, baik dalam alasan Agama maupun kultural ini sangat menyangkut harga diri. Dari sisi agama mereka sangat terbentuk dengan baik. Dan untuk menghindari itu, banyak perempuan dari desa ini yang menikah dalam usia muda. Tentu salah satunya untuk menjaga diri.


perempuan madura


Perempuan Madura dengan sangat takzim menurut dengan suaminya (bagi yang sudah menikah). Dan mereka tak kenal lelah, jika memang dirasa kebutuhan ekonomi tidak cukup dengan hanya mengandalkan pekerjaan suami, maka perempuan Madura akan ikut terjun mencari nafkah. Membuat Batik dan bertani adalah dua pekerjaan yang sering dilakukan oleh perempuan di desa Tagungguh. Keikhlasannya menjaga dapur tetap mengepul dan tetap merawat serta mendidik anak-anaknya adalah contoh bagi saya dan teman-teman KKN, bahwasanya inner-beauty sebenarnya jauh lebih penting daripada hanya bersolek begitu saja. Akan sangat baik jika mungkin keduanya bisa berjalan seimbang.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Mengikuti Seleksi Ujian Masuk UI S2 - SIMAK UI

"Gak kerasa ya kita udah mau UTS nih!" ucap seorang kawan setelah kelas usai. Bagi saya yang baru sudah 3 bulan hidup di ibu kota, Jakarta dan menempuh perkuliahan di program studi Magister Teknologi Informasi, cukup terasa.  Ya, memang benar terasa begitu cepat, tiba-tiba saja sudah UTS saja. Namun bukan itu point yang saya highlight.  Namun prosesnya..

Kuliah magister / pascasarjana / master degree / S2 memang mungkin bagi sebagian orang terasa mudah. Bagi saya, bisa lanjut kuliah ini saja sudah pernuh perjuangan, kuliahnya tentu juga dengan berjuang, tidak semua materi perkuliahan sudah saya dapatkan di jenjang sarjana. Banyak hal baru yang mesti saya pelajari. Peran teman, sahabat dan semua koneksi diperlukan. Tentu saja doa ibuk dan dukungan kakak adek di rumah sangat-sangat berpengaruh. Semoga Allah senantiasa memudahkan ya. ^^

Back to master degree process..

Saat saya memutuskan untuk lanjut kuliah, saya mulai memikirkan universitas mana yang saya tuju. Tentu dengan rese…

Program Top Contributor atau Kontributor Utama Forum Google Penelusuran Indonesia

Banyak yang mengira bahwa saya kerja di Google. Baik mengkira-kiranya saja tanpa bertanya dan cerita ke orang lain dan ada pula yang langsung bertanya (ah lebih tepatnya langsung ngasih statement) ke saya secara langsung.

“Ria, km masak gak bisa nraktir kita, kan km kerja di Google!”

Pernyataan ini agak parah sih. Kalau misal ditraktir es teh di warung masing mending ya, ini es teh atau segelas kopi di coffee shop ala-ala yang saya masuk aja gak berani.hehe. Namun, kenyataannya adalah saya tidak belum kerja di Google. *Susah atuh mau masuk perusahaan multinasional yang super cool inih!

Biar semua gak pada penasaran, kok bisa sih saya “dekat” sama Google? Ikutan berbagai acaranya, kenal dengan para Googler , bahkan dapat invitation ke Kantor Google, saya bakalan cerita :D

Kembali

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kembali memiliki 3 makna yang semuanya merupakan kata kerja. (1) Balik ke tempat atau keadaan semula, (2) lagi, dan (3) sekali lagi, berulang lagi.

Saya kembali. Yes I am here guys! Setelah sekian lama selalu menutupi rasa malas dengan berbagai alasan untuk tidak kembali menulis disini.
Barangkali ini hal yang klise. But honestly, sulit sekali memulai menulis kembali. Padahal, banyak sekali rasa yang ingin saya ungkap, cerita yang ingin saya tuangkan, kisah yang ingin saya tuliskan, makna dalam hidup yang ingin saya ukir disini sebagai tempat muhasabah diri. Dan barangkali bisa setidaknya sebagai bahan bacaan diwaktu senggang, atau pembelajaran, atau bahkan bisa menginspirasi kamu yang berada di depan monitor atau layar handphone saat ini.
It almost 1,5 years, i am inactive to post in instagram (sometimes I post instagram story, yaa, for keep my moment) dan ternyata hal tersebut memberikan efek gelembung ke sekitarnya. Saya jadi jarang sekali menulis te…