Langsung ke konten utama

Domain .id adalah Identitas Nasional Pemilik Website

Semakin berkembangnya teknologi dunia internet seharusnya menjadi dampak yang baik jika kita menggunakannya dengan benar. Bukan teknologi yang menguasai kita, namun kita yang menguasai teknologi. Tak hanya kebutuhan antar personal yang kini berhubungan melalui internet, namun secara menyeluruh atau global, internet dibutuhkan semua kalangan dan berbagai instansi. Tak hanya instansi, perusahaan, atau mereka yang berduit yang menggunakan fasilitas internet. Namun, semua golongan. Ditambah lagi, maraknya bisnis online membuat industri kecil/ rumahan mulai melirik pasar dunia maya pula. Dan untuk itulah pengetahuan tentang website sekiranya sangat diperlukan semua kalangan.


Apa sich website itu? Saya yakin hampir semua pengguna internet mengetahui website itu apa. Website merupakan alamat (URL) yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data dan informasi dengan berdasarkan topik tertentu. Misalkan website kampus saya http://trunojoyo.ac.id , dalam website tersebut berisi data dan informasi mengenai kampus saya Universitas Trunojoyo. Contoh lain misalnya http://bidikmisi.dikti.go.id merupakan website yang berisi data dan informasi tentang beasiswa bidikmisi dari Kementerian Pendidikan Republik Indonesia.


Selain itu ada pula wesite personal yang sering digunakan teman-teman untuk sekedar mencurahkan opini, menyalurkan hobi menulis, dan bahkan digunakan pula untuk mengembangkan bisnis melalui internet. Atau berupa web blog yang juga mahsyur dikalangan pengguna internet.


DOMAIN itu Kunci Web dikenal


Domain itu adalah nama yang digunakan untuk alamat sebuah website, contohnya seperti www.casthazahra.blogdetik.com , nah casthazahra.blogdetik.com-nya itu lah yang dimaksud dengan domain. Dan kenapa domain jadi kunci web dikenal?? Nama domain yang enak didengar, mudah dibaca, dan mudah dicari akan mempermudah web anda dikenal. Contohnya nama web blog saya. Sulit dibaca, sulit didengar, makanya web blog saya terkadang susah dikenal. Contoh domain yang mudah didengar, mudah dibaca dan mudah dicari biasanya ialah instansi-instansi pemerintah, sekolah, kampus dan perusahaan-perusahaan besar. Namun, web personal pun juga ada dan banyak yang mudah sekali dibaca, didengar dan dicari. Biasanya mereka menggunakan nama mereka sendiri sebagai domain.


DOMAIN .id is Our Identity


Sebagai warga negara Indonesia yang baik seharusnya kita menunjukkan rasa cinta kita sebagai warganya. Tak hanya melalui sikap dan disiplin terhadap hukum dan undang-undang, namun juga mencintai segala yang ada didalamnya, alam, masyarakat, hasil bumi, dan tentu produk lokal Indonesia. Itu yang bisa kita lakukan secara nyata. Nah, kalau didalam dunia maya? Apa yang harus kita lakukan?


Sebagai blogger, saya menunjukkan rasa cinta saya kepada Indonesia dengan menulis segala hal yang baik dan saya rasakan di Indonesia. Dan seharusnya saya sebagai blogger juga menggunakan domain .id . Domain ini merupakan domain kode negara (country code top level domain/CCTLD) untuk Indonesia. Seharusnya saya bisa menggunakan domain ini. Bukan cuman saya, anda juga. Ini merupakan identitas diri kita sebagai Warga Negara Indonesia.


Bagaimana cara mendapatkan domain .id ??





Cara mendapatkan domain .id seperti domain-domain lainnya. Kita dapat memesannya di penyedia domain. Dan sekarang kita dimudahkankembali untuk mendapatan domain .id semenjak adanya PANDI, Pengelola Nama Domain Internet Indonesia. Anda dapat membuka situsnya di http://pandi.or.id . PANDI sendiri mencatat kenaikan domain .id di tahun 2012 tertinggi di sepanjang sejarah. Namun, masih ada kenyataan bahwa pengguna domain .id masih kalah jika dibandingkan Singapura (.sg) dan Malaysia (.my). Masak iya sampai masalah identitas negara-pun kita kalah dengan dua negara tetangga ini??


Dan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia, PANDI kini telah menggandeng12 perusahaan registrar, tentu untuk mempermudah pendaftaran. Diantaranya meliputi Rumahweb, (Yogyakarta), IDwebhost/Jogjacamp Indonesia (Yogyakarta), Core Mediatech (Jakarta), Jetcom Netindo (Jakarta), Jasnita Registri Indonesia (Jakarta), Melsa/PT. Melvar


Lintasnusa (Bandung), Jatis Mobile/PT. Informasi Teknologi Indonesia (Jakarta), CBN/PT. CyberindoAditama (Jakarta), Garuda Internet/PT. Jupiters Network Indo Teleglobal (Jakarta), Gemilang Ananta (Jakarta), Radnet/PT. Rahajasa Media Internet (Jakarta), dan IM2/PT. Indosat Mega Media (Jakarta).


Dan berikut adalah Second Level Domain (SLD) yang bisa didaftarkan adalah co.id, web.id, net.id, or.id, .ac.id, sch.id, go.id, dan mil.id untuk militer. PANDI membuka nama SLD baru untuk kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yaitu biz.id dan my.id untuk personal. Jadi, totalnya ada 10 nama SLD .id.


Mengapa harus domain .id???


Mengapa harus bertanya? Seperti yang saya jelaskan tadi diatas. Kenapa harus domain .id? Ya karena ini identitas kita sebagai Orang Indonesia. Ditambah lagi, dengan menggunakan domain .id berarti secara langsung anda akan dikenal sebagai orang Indonesia atau berdomisisli di Indonesia. Ini juga akan mempermudah usaha anda yang berbisnis online jika menggunakan domain .id. secara tidak langsung anda membuat calon pembeli/pembeli yakin bahwa anda tidak main-main dalam berbisnis.



Ditambah lagi saat ini Google menerapkan unsur lokalisasi pada hasil pencariannya. Misalnya, bagi Anda yang berada di Surabaya mencari Sepeda lipat di Google, maka yang dihadirkan Google pada hasil pencariannya di posisi teratas adalah Sepeda lipat yang berada di Surabaya dan sekitarnya.


So? Kenapa ragu menggunakan domain Nasional :)


*untuk syarat-syarat registrasi bisa dilihat disini


**gambar diambil dari google.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Mengikuti Seleksi Ujian Masuk UI S2 - SIMAK UI

"Gak kerasa ya kita udah mau UTS nih!" ucap seorang kawan setelah kelas usai. Bagi saya yang baru sudah 3 bulan hidup di ibu kota, Jakarta dan menempuh perkuliahan di program studi Magister Teknologi Informasi, cukup terasa.  Ya, memang benar terasa begitu cepat, tiba-tiba saja sudah UTS saja. Namun bukan itu point yang saya highlight.  Namun prosesnya..

Kuliah magister / pascasarjana / master degree / S2 memang mungkin bagi sebagian orang terasa mudah. Bagi saya, bisa lanjut kuliah ini saja sudah pernuh perjuangan, kuliahnya tentu juga dengan berjuang, tidak semua materi perkuliahan sudah saya dapatkan di jenjang sarjana. Banyak hal baru yang mesti saya pelajari. Peran teman, sahabat dan semua koneksi diperlukan. Tentu saja doa ibuk dan dukungan kakak adek di rumah sangat-sangat berpengaruh. Semoga Allah senantiasa memudahkan ya. ^^

Back to master degree process..

Saat saya memutuskan untuk lanjut kuliah, saya mulai memikirkan universitas mana yang saya tuju. Tentu dengan rese…

Program Top Contributor atau Kontributor Utama Forum Google Penelusuran Indonesia

Banyak yang mengira bahwa saya kerja di Google. Baik mengkira-kiranya saja tanpa bertanya dan cerita ke orang lain dan ada pula yang langsung bertanya (ah lebih tepatnya langsung ngasih statement) ke saya secara langsung.

“Ria, km masak gak bisa nraktir kita, kan km kerja di Google!”

Pernyataan ini agak parah sih. Kalau misal ditraktir es teh di warung masing mending ya, ini es teh atau segelas kopi di coffee shop ala-ala yang saya masuk aja gak berani.hehe. Namun, kenyataannya adalah saya tidak belum kerja di Google. *Susah atuh mau masuk perusahaan multinasional yang super cool inih!

Biar semua gak pada penasaran, kok bisa sih saya “dekat” sama Google? Ikutan berbagai acaranya, kenal dengan para Googler , bahkan dapat invitation ke Kantor Google, saya bakalan cerita :D

Kembali

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kembali memiliki 3 makna yang semuanya merupakan kata kerja. (1) Balik ke tempat atau keadaan semula, (2) lagi, dan (3) sekali lagi, berulang lagi.

Saya kembali. Yes I am here guys! Setelah sekian lama selalu menutupi rasa malas dengan berbagai alasan untuk tidak kembali menulis disini.
Barangkali ini hal yang klise. But honestly, sulit sekali memulai menulis kembali. Padahal, banyak sekali rasa yang ingin saya ungkap, cerita yang ingin saya tuangkan, kisah yang ingin saya tuliskan, makna dalam hidup yang ingin saya ukir disini sebagai tempat muhasabah diri. Dan barangkali bisa setidaknya sebagai bahan bacaan diwaktu senggang, atau pembelajaran, atau bahkan bisa menginspirasi kamu yang berada di depan monitor atau layar handphone saat ini.
It almost 1,5 years, i am inactive to post in instagram (sometimes I post instagram story, yaa, for keep my moment) dan ternyata hal tersebut memberikan efek gelembung ke sekitarnya. Saya jadi jarang sekali menulis te…