Langsung ke konten utama

Giveaway Senangnya hatiku: Pertamax diantar keluarga sampai kos


life is easy and happy is not more than how you can accepted your condition now, and always keep your feel, God is always love us, God was give all we need, so what reasonable if we not happy for that, happy is simple but not all people can find reason for happy. Cause they always think that and never do like what I say.



Quote tersebut dari teman saya, Ubed. Nasihat yang simple tapi membuat saya lega saat itu. Bahagia itu sederhana namun tidak semua orang bisa menemukan alasan untuk bahagia. Sebenarnya kita tak perlu menemukan alasan untuk bahagia, karena bahagia itu ada tanpa kita perlu menemukan alasannya. Tapi bukan berarti saya tak setuju dengan pendapatnya. Ya, memenag sebenarnya hal-hal sederhana dan kecil yang kita lakukan bisa membuat kita bahagia jika kita tahu itu membahagiakan. Ah, sedikit sulit juga mendefinisikannya.


hadiah-syukuran-launching-blog-amazzetcom_-300x225


Dalam rangka mengikuti Giveaway yang diadakan oleh si empunya blog baruhttp://amazzet.com saya akan sedikit bercerita tentang senangnya saya saat diantar oleh keluarga sampai di kos beberapa waktu lalu. Meskipun kejadian ini sangat sederhana, tapi sungguh saya senang :)


Kemaren saat minggu tenang sebelum UAS, saya sempatkan untuk pulang kampung. Meski hanya sempat beberapa hari di rumah, paling tidak ini mengobati rasa rindu saya setelah semenjak Lebaran Idul Adha belum pulang kampung. Nah, saat balik ke Madura untuk Ujian Semester, kakak saya yang di Surabaya kebetulan juga mau pulang ke Surabaya [kebetulan munggu tenang saya bertepatan dengan libur panjang akhir tahun anak SD, jadi kakak saya mengajak keponakan saya ke rumah ibuk]. Dan beliau berniat untuk menyewa mobil, walhasil, mobil charteran tersebut mengantarkan kakak saya dan saya. Dan karena hanya kakak saya, anaknya dan saya, tentu sayang sekali banyak kursi kosong. Akhirnya ibuk, adek dan mas saya ikut. Walau hanya mengantarkan kami dan balik lagi ke Pare. Meski awalnya ada sedikit problem, namun semua akhirnya berhasil di luruskan.





[caption id="attachment_1168" align="aligncenter" width="640" caption="My Big Family :)"]My Big Family :)[/caption]

Setelah mengantarkan kakak saya ke rumahnya di Surabaya, mobil ini membawa kami ke Madura. Ini untuk kali pertama saya ke Madura [ untuk kuliah ] diantar oleh keluarga, meski tak semua ikut. Dan ini untuk pertama kalinya Ibuk tau kos-an putrinya ini. Jujur, saya sangat senang. Bahkan saat untuk pertama kali kuliah [ospek ], pindah ke kos, saya berangkat sendiri dari Pare ke Madura. Ya, saya sudah terbiasa mandiri semenjak ayah meninggal 13 tahun silam. Saya tak mau mengganggu hari kerja mas-mas saya hanya untuk mengantarkan saya. Dan ini semua nekat. Saya belum pernah perjalanan jauh.Pernah waktu itu SKAL MTs dan SMA, itu pun satu sekolahan. Perjalanan jauh, apalagi sendirian, tentu belum pernah saya alami. Namun semenjak lulus SMA dan bisa kuliah, ini harus saya lakoni. Ibuk dan mas tentu tidak tega, tapi saya yakinkan mereka bahwa saya bisa. Dan toh sampai sekarang naik ke semester 4 Alhamdulillah lancar.



Dan kembali ke rasa bahagia karena diantarkan oleh ibuk dan mas serta adek saya ke kos. Hehe
Saya selalu iri melihat teman-teman saya, adek angkatan saat pertama kali ke kos diantar orang tuanya, keluarganya. Ah, semua ini sudah saya rasakan sekarang. Dan sungguh, saya bahagia. Mungkin bagi beberapa orang ini hal yang biasa, namun tak biasa bagi saya. Saya sangat senang :)

*oh ya om, kalo ria masuk 25 besar, ria boleh request bukunya gak??hehe



Artikel ini diikutsertakan dalam Giveaway Senangnya Hatiku

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Mengikuti Seleksi Ujian Masuk UI S2 - SIMAK UI

"Gak kerasa ya kita udah mau UTS nih!" ucap seorang kawan setelah kelas usai. Bagi saya yang baru sudah 3 bulan hidup di ibu kota, Jakarta dan menempuh perkuliahan di program studi Magister Teknologi Informasi, cukup terasa.  Ya, memang benar terasa begitu cepat, tiba-tiba saja sudah UTS saja. Namun bukan itu point yang saya highlight.  Namun prosesnya..

Kuliah magister / pascasarjana / master degree / S2 memang mungkin bagi sebagian orang terasa mudah. Bagi saya, bisa lanjut kuliah ini saja sudah pernuh perjuangan, kuliahnya tentu juga dengan berjuang, tidak semua materi perkuliahan sudah saya dapatkan di jenjang sarjana. Banyak hal baru yang mesti saya pelajari. Peran teman, sahabat dan semua koneksi diperlukan. Tentu saja doa ibuk dan dukungan kakak adek di rumah sangat-sangat berpengaruh. Semoga Allah senantiasa memudahkan ya. ^^

Back to master degree process..

Saat saya memutuskan untuk lanjut kuliah, saya mulai memikirkan universitas mana yang saya tuju. Tentu dengan rese…

Program Top Contributor atau Kontributor Utama Forum Google Penelusuran Indonesia

Banyak yang mengira bahwa saya kerja di Google. Baik mengkira-kiranya saja tanpa bertanya dan cerita ke orang lain dan ada pula yang langsung bertanya (ah lebih tepatnya langsung ngasih statement) ke saya secara langsung.

“Ria, km masak gak bisa nraktir kita, kan km kerja di Google!”

Pernyataan ini agak parah sih. Kalau misal ditraktir es teh di warung masing mending ya, ini es teh atau segelas kopi di coffee shop ala-ala yang saya masuk aja gak berani.hehe. Namun, kenyataannya adalah saya tidak belum kerja di Google. *Susah atuh mau masuk perusahaan multinasional yang super cool inih!

Biar semua gak pada penasaran, kok bisa sih saya “dekat” sama Google? Ikutan berbagai acaranya, kenal dengan para Googler , bahkan dapat invitation ke Kantor Google, saya bakalan cerita :D

Kembali

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kembali memiliki 3 makna yang semuanya merupakan kata kerja. (1) Balik ke tempat atau keadaan semula, (2) lagi, dan (3) sekali lagi, berulang lagi.

Saya kembali. Yes I am here guys! Setelah sekian lama selalu menutupi rasa malas dengan berbagai alasan untuk tidak kembali menulis disini.
Barangkali ini hal yang klise. But honestly, sulit sekali memulai menulis kembali. Padahal, banyak sekali rasa yang ingin saya ungkap, cerita yang ingin saya tuangkan, kisah yang ingin saya tuliskan, makna dalam hidup yang ingin saya ukir disini sebagai tempat muhasabah diri. Dan barangkali bisa setidaknya sebagai bahan bacaan diwaktu senggang, atau pembelajaran, atau bahkan bisa menginspirasi kamu yang berada di depan monitor atau layar handphone saat ini.
It almost 1,5 years, i am inactive to post in instagram (sometimes I post instagram story, yaa, for keep my moment) dan ternyata hal tersebut memberikan efek gelembung ke sekitarnya. Saya jadi jarang sekali menulis te…