Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2011

Makassar RaRa

Makassar. Terkenal dengan Pantai Losari yang Indah. Namun, juga Makassar. Orang-orang sering memplesetkannya dengan Manusia Kasar. Hem, sebuah plesetang yang akan menyakitkan orang Makassar maupun keturunannya. Seperti halnya pandangan saya tentang Madura dalam artikel saya ini, kebanyakan orang salah menilai suatu suku karena omongan orang lain, berita dan apa yang mereka lihat secara kasat mata. Dan terkadang , saya masuk dalam kebanyakan orang tadi.
Namun, seiring berjalannya waktu, semakin saya tau dunia luar, saya semakin tau pula bahwa anggapan-anggapan yang berlebihan itu salah. Dulu saya mengira Makassar, yang sering ada bentrok, perkelahian, mahasiswa-mahasiswa yang suka demo, dan lain sebagainya. Semua itu benar, tapi mereka melakukannya untuk memperjuangkan hak dan harga diri mereka. Dan TIDAK semua orang Makassar main kasar.
Saya pernah sekitar 2 minggu, bertemu setiap hari, belajar bersama, dan berbagi pengalaman bersama orang-orang Makassar. Tak hanya Orang-orang Makassar…

Indahnya Pantai Camplong - Madura

Tiga hari, ya selama 3 hari 2 malam, aku dan peserta diklat EECOM ( Engineering English Community ) berada di sebuah pantai yang mungkin masih banyak orang yang belum tau. Pantai Camplong. Terletak di Kabupaten Sampang, Madura. Kurang lebih sekitar 2 jam dari Kampusku.
But, disini, aku tak akan bercerita tentang Diklatku. Tapi, tentang keindahan Pantai yang mungkin masih banyak orang yang belum tau [ jujur, aku baru tau kalau Madura memiliki Pantai se-Indah ini . Tapi, konon katanya ini Pantai ke-2 terindah di Madura, masih ada Pantai Lombang di Sumenep yang jauh lebih bagus ].
Pantai ini tidak terlihat dari jalan besar. Ia berada di belakang hotel Wisata Camplong. Jadi, kalau mau kesini, anda tinggal mencari Hotel Wisata Camplong, papan namanya besar dan berada disebelah kanan jalan [arah dari Surabaya].
Pertama sampai disini, Jumat petang. Yang aku cari pertama ialah Mushola dan Kamar mandi.:P
Mushola sederhana dan sepertinya sementara [ karena dari sisi yang berbeda dari mushola ini, d…

Senengnya Ketemu dblogger-dblogger Kebat di Blogger Nusantara

Sidoarjo goncang. Kali ini bukan karena gempa ataupun lumpur lapindo. Tapi, karena KAMI dblogger yang telah menggemparkan se-antero Sun City Convention Hall. Bagaimana tidak? Saat Kopdar Blogger Nusantara yang diadakan selama 3 hari, berbagai komunitas antar daerah berkumpul menjadi satu. Dan hanya Komunitas Detik Blogger yang terdiri blogger-blogger antar daerah.[ Gaya banget pokoknya..hehe]
Sebelumnya, sekitar sepekan sebelum hari H, saya sudah gak karuan pengen cepet-cepet ketemu hari itu. Kenapa?
Karena saya sudah mengimpi-impikan bertemu dengan dblogger-dbloggerKebat yang dulunya cuman saya kenal lewat Dunia Luna [upz..maya dink (^^)v ].. Saya menyebutkan mereka dblogger Kebat, Keren dan Hebat. Itu yang ada dalam benak saya. Keren..pokoknya keren bisa bertemu dan ngobrol dengan mereka. Sampai-sampai saya mau mengeluarkan kata-kata saja sulit.Hehe [ sedikit menyesal belum foto-foto banyak dengan mereka..T.T ]

Saya yang berasal dari daerah yang jauh dari Ibukota dan suasana perkotaan …

Jangan Salah dengan Madura

Madura. Kebanyakan orang mendefinisikan sebuah pulau yang dihuni oleh orang-orang yang jauh dari kehidupan perkotaan yang penuh akan kemajuan Teknologi. Banyak orang yang mengira orang Madura itu Udik alias Ndeso, yang bisanya hanya bekerja kasar-kasaran.

Wanita Madura-pun memiliki karakteristik yang berbeda. Mereka juga pekerja keras. Saya banyak menemui wanita-wanita disini membawa barangnya diatas kepala. Jarang atau bahkan mungkin wanita-wanita dari daerah lain merasa tidak mungkin melakukan hal itu, termasuk aku. Dan dulu aku-pun menganggukan kepala tanda setuju. Karena aku tak tahu.
Tapi, hal ini tertepis sudah saat aku hidup sini (+- 2 bulan). Why?
Karakter orang Madura yang dulunya aku fikir kasar, ndeso, ketinggalan teknologi, dan intinya mereka adalah orang yang terpelosok. Ternyata SALAH. Bahkan aku banyak ditolong oleh orang-orang Madura disini. Mereka tidak kasar, bahkan lebih lembut dan perhatian dari apa yang aku fikirkan. Dan perlu dicatat, aku mungkin malah lebih keting…