Langsung ke konten utama

Ibuku Muslimah Beauty-ku

Muslimah Beauty..

Yang muncul dalam benak saya adalah sebuah kontes kecantikan seperti halnya Puteri Indonesia. Namun dalam konteks Islam. Saya muslimah, saya berjilbab sejak saya SMP, saya juga mampu membaca Al Qur\'an, meski kurang menguasai bahasa Asing, setidaknya saya memenuhi 2 syarat sebelumnya. Tapi, entah kenapa saya merasa kurang layak mengikuti ajang seperti ini. Kenapa?? Seperti halnya Puteri Indonesia yang mengusung syarat 3B, Brain, Beautiful, and Behaviour. yach.. itulah permasalahannya..

Saya rasa saya belum [saya lebih suka menyebut Belum daripada Tidak, karena segala kemungkinan itu ada:)] cantik, saya juga belum Pintar, meskipun saat saya tes IQ SMA kelas X dulu hasilnya Cerdas, namun saya kira kecerdasan tidak mengukur seseorang itu pintar/ pandai dalam suatu hal. Saya juga tidak begitu Fasih bahasa asing, saya juga belum Good Looking, dan meskipun saya suka difoto bukan berarti saya Photogenic. Tapi, saya memiliki Kemauan dan keinginan yang amat besar. termasuk hadiah Umroh yang disiapkan bagi pemenang kontes Muslimah Beauty 2011 tersebut.

Saya sangat mau hadiah tersebut. Mengapa? karena saya memiliki keinginan. Ya, keinginan yang dari kecil sudah saya inginkan. Yaitu membahagiakan ibu saya baik lahir maupun batin. Termasuk jika menang Ngblogburit ini [ semenjak ada lomba ini dan tau hadiahnya uang saya punya keinginan untuk membelikan baju yang bagus untuk Ibu. Kenapa? karena setiap pengambilan rapot saat sekolah dulu, Ibuku selalu memakai baju itu saja..hehe]. Dan saat Sukses kelak, saya akan membawa Ibu saya tercinta ke Tanah Suci. Naik Haji.

Ya, umroh tidak sama dengan Haji, tapi, saya pernah mendengar bahwa Umroh itu sama dengan haji kecil. Kalau ada kesempatan sekarang tentu saya tak perlu menunggu sukses kelak. Ya, itu keinginan besar saya dari kecil, bahkan saya pernah bebererapa kali memimpikannya. Begitu besar keinginan saya membahagiakan ibu saya termasuk membawa beliau ke Tanah Suci.

Ibu.. Seandainya jaman ibu saya dulu ada kontes semacam ini tentu Ibuku akan kusuruh ikut. Meskipun tergolong orang yang tak berada dan kurang pendidikan. Namun ibuku sangat cantik, bahkan anak-anaknya tak ada yang menandingi beliau. Tak hanya luar saja Ibuku sangat baik akhlaknya. Bukan karena beliau Ibuku makanya saya memujinya. Bukan. Bukan karena itu. Bahkan beliau sangat fasih membaca ayat-ayat suci Al Qur'an, semasa mudanya Ibuku juga mengikuti semacam Qiraah di desa. Kalau disebut Muslimah, itu sangat sesuai dengan beliau. Kok sholat 5 waktu, sholat sunnah dari yang malam sampai sunnah rawatib-pun Ibu laksanakan. Aku yang mengidolakan ibukupun dan tentu saya yang lebih muda mencobanya, tapi malah belum kuat. Bahkan di Hari ke 8 Ramadhan ini InsyaAllah[kalau tidak salah] Ibuku sudah mengaji sampai Juz 16. Subhanallah, saya yang lebih muda saja masih belum sejauh itu.

Intinya saya belum ada apa-apanya dibanding ibu saya dalam hal Muslimah Beauty. Tapi, karena saya memiliki kemauan dan keinginan untuk mendapatkan hadiah UMROH tersebut untuk Ibu saya, maka kenapa tidak untuk mencobanya.. :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Mengikuti Seleksi Ujian Masuk UI S2 - SIMAK UI

"Gak kerasa ya kita udah mau UTS nih!" ucap seorang kawan setelah kelas usai. Bagi saya yang baru sudah 3 bulan hidup di ibu kota, Jakarta dan menempuh perkuliahan di program studi Magister Teknologi Informasi, cukup terasa.  Ya, memang benar terasa begitu cepat, tiba-tiba saja sudah UTS saja. Namun bukan itu point yang saya highlight.  Namun prosesnya..

Kuliah magister / pascasarjana / master degree / S2 memang mungkin bagi sebagian orang terasa mudah. Bagi saya, bisa lanjut kuliah ini saja sudah pernuh perjuangan, kuliahnya tentu juga dengan berjuang, tidak semua materi perkuliahan sudah saya dapatkan di jenjang sarjana. Banyak hal baru yang mesti saya pelajari. Peran teman, sahabat dan semua koneksi diperlukan. Tentu saja doa ibuk dan dukungan kakak adek di rumah sangat-sangat berpengaruh. Semoga Allah senantiasa memudahkan ya. ^^

Back to master degree process..

Saat saya memutuskan untuk lanjut kuliah, saya mulai memikirkan universitas mana yang saya tuju. Tentu dengan rese…

Program Top Contributor atau Kontributor Utama Forum Google Penelusuran Indonesia

Banyak yang mengira bahwa saya kerja di Google. Baik mengkira-kiranya saja tanpa bertanya dan cerita ke orang lain dan ada pula yang langsung bertanya (ah lebih tepatnya langsung ngasih statement) ke saya secara langsung.

“Ria, km masak gak bisa nraktir kita, kan km kerja di Google!”

Pernyataan ini agak parah sih. Kalau misal ditraktir es teh di warung masing mending ya, ini es teh atau segelas kopi di coffee shop ala-ala yang saya masuk aja gak berani.hehe. Namun, kenyataannya adalah saya tidak belum kerja di Google. *Susah atuh mau masuk perusahaan multinasional yang super cool inih!

Biar semua gak pada penasaran, kok bisa sih saya “dekat” sama Google? Ikutan berbagai acaranya, kenal dengan para Googler , bahkan dapat invitation ke Kantor Google, saya bakalan cerita :D

Kembali

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kembali memiliki 3 makna yang semuanya merupakan kata kerja. (1) Balik ke tempat atau keadaan semula, (2) lagi, dan (3) sekali lagi, berulang lagi.

Saya kembali. Yes I am here guys! Setelah sekian lama selalu menutupi rasa malas dengan berbagai alasan untuk tidak kembali menulis disini.
Barangkali ini hal yang klise. But honestly, sulit sekali memulai menulis kembali. Padahal, banyak sekali rasa yang ingin saya ungkap, cerita yang ingin saya tuangkan, kisah yang ingin saya tuliskan, makna dalam hidup yang ingin saya ukir disini sebagai tempat muhasabah diri. Dan barangkali bisa setidaknya sebagai bahan bacaan diwaktu senggang, atau pembelajaran, atau bahkan bisa menginspirasi kamu yang berada di depan monitor atau layar handphone saat ini.
It almost 1,5 years, i am inactive to post in instagram (sometimes I post instagram story, yaa, for keep my moment) dan ternyata hal tersebut memberikan efek gelembung ke sekitarnya. Saya jadi jarang sekali menulis te…