Langsung ke konten utama

Diskriminasi!?

DISKRIMINASI








Diskriminasi merupakan suatu kejadian yang biasa dijumpai dalam masyarakat, hal ini disebabkan karena kecenderungan manusia untuk membeda-bedakan yang lain. Setiap orang pastinya tidak ingin didiskriminasi oleh orang yang berada di sekitarnya. Berikut ini adalah contoh diskriminasi yang terjadi pada Etnis Tionghoa yang berada di lingkungan kita.
Diskriminasi yang terjadi pada Etnis Tionghoa
Masih banyak etnis tionghoa yang mengalami diskriminasi meski secara sah sudah diakhiri. Beragam stigma yang negatif untuk etnis tionghoa yang mengalami diskrimanasi. Stigma negatif bagi etnis tionghoa antara lain stigma tentang warisan masa orde baru seperti etnis tionghoa pendukung partai komunis, stigma dalam dunia ekonomi seperti tionghoa itu kaya tapi tidak mau tahu dengan etnis lain, kebanyakan orang tionghoa hidupnya selalu mengelopok, tidak mau terbuka maupun stigma bahwa tionghoa itu lebih suka menjadi kristen daripada beragama lain, itu semua yang terjadi secara nyata selama ini.
Contoh lain, misalnya masyarakat Tionghoa mau membuat Barongsay di Surabaya itu dilarang, itu hak sipil kebudayaan itu bisa dipidanakan, Sebelumnya belum ada undang-undang semacam ini, jadi ini membuat orang itu jera. Dalam satu sisi etnis Tionghoa ditekan namun disatu sisi justru di anak-emaskan. Tak hanya koruptor yang dilindungi tapi juga golongan pengusaha lebih diutamakan. Ataupun dlm Pengurusan segala surat-surat keimigrasian maupun kewarganegaraan maupun kependudukan masih tetap juga tidak diprioritaskan. Tindakan diskriminasi semacam itu adalah sebuah bentuk pelanggaran hak asasi manusia. Diskriminasi dapat terjadi dimana saja dan kapan saja. Terjadi di tengah keluarga, masyarakat, sekolah, tempat peribadatan, tempat kerja, juga tempat layanan hukum dan kesehatan. Di sini seharusnya kita memberikan apresiasi karena ini adalah langkah yang cukup baik. Sebagai sebuah upaya kita untuk meniadakan deskriminasi ras dan etnis antara lain yang pertama mengakui kelompok kelompok minoritas tersebut, kedua ini adalah upaya untuk memberikan perlindungan dan yang ketiga ini adalah upaya memenuhi hak-hak kelompok minoritas sebagai kewajiban yang harus dipenuhi negara dalam komitmennya untuk penghormatan bagi kelompok kelompok khusus. Selain itu kita harus mengingatkan kelompok tersebut agar bersikap baik agar pandangan negarif tentang ras dan etnis tersebut dapat hilang dari pikiran masyarakat.







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Mengikuti Seleksi Ujian Masuk UI S2 - SIMAK UI

"Gak kerasa ya kita udah mau UTS nih!" ucap seorang kawan setelah kelas usai. Bagi saya yang baru sudah 3 bulan hidup di ibu kota, Jakarta dan menempuh perkuliahan di program studi Magister Teknologi Informasi, cukup terasa.  Ya, memang benar terasa begitu cepat, tiba-tiba saja sudah UTS saja. Namun bukan itu point yang saya highlight.  Namun prosesnya..

Kuliah magister / pascasarjana / master degree / S2 memang mungkin bagi sebagian orang terasa mudah. Bagi saya, bisa lanjut kuliah ini saja sudah pernuh perjuangan, kuliahnya tentu juga dengan berjuang, tidak semua materi perkuliahan sudah saya dapatkan di jenjang sarjana. Banyak hal baru yang mesti saya pelajari. Peran teman, sahabat dan semua koneksi diperlukan. Tentu saja doa ibuk dan dukungan kakak adek di rumah sangat-sangat berpengaruh. Semoga Allah senantiasa memudahkan ya. ^^

Back to master degree process..

Saat saya memutuskan untuk lanjut kuliah, saya mulai memikirkan universitas mana yang saya tuju. Tentu dengan rese…

Program Top Contributor atau Kontributor Utama Forum Google Penelusuran Indonesia

Banyak yang mengira bahwa saya kerja di Google. Baik mengkira-kiranya saja tanpa bertanya dan cerita ke orang lain dan ada pula yang langsung bertanya (ah lebih tepatnya langsung ngasih statement) ke saya secara langsung.

“Ria, km masak gak bisa nraktir kita, kan km kerja di Google!”

Pernyataan ini agak parah sih. Kalau misal ditraktir es teh di warung masing mending ya, ini es teh atau segelas kopi di coffee shop ala-ala yang saya masuk aja gak berani.hehe. Namun, kenyataannya adalah saya tidak belum kerja di Google. *Susah atuh mau masuk perusahaan multinasional yang super cool inih!

Biar semua gak pada penasaran, kok bisa sih saya “dekat” sama Google? Ikutan berbagai acaranya, kenal dengan para Googler , bahkan dapat invitation ke Kantor Google, saya bakalan cerita :D

Kembali

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kembali memiliki 3 makna yang semuanya merupakan kata kerja. (1) Balik ke tempat atau keadaan semula, (2) lagi, dan (3) sekali lagi, berulang lagi.

Saya kembali. Yes I am here guys! Setelah sekian lama selalu menutupi rasa malas dengan berbagai alasan untuk tidak kembali menulis disini.
Barangkali ini hal yang klise. But honestly, sulit sekali memulai menulis kembali. Padahal, banyak sekali rasa yang ingin saya ungkap, cerita yang ingin saya tuangkan, kisah yang ingin saya tuliskan, makna dalam hidup yang ingin saya ukir disini sebagai tempat muhasabah diri. Dan barangkali bisa setidaknya sebagai bahan bacaan diwaktu senggang, atau pembelajaran, atau bahkan bisa menginspirasi kamu yang berada di depan monitor atau layar handphone saat ini.
It almost 1,5 years, i am inactive to post in instagram (sometimes I post instagram story, yaa, for keep my moment) dan ternyata hal tersebut memberikan efek gelembung ke sekitarnya. Saya jadi jarang sekali menulis te…