Langsung ke konten utama

Bea Cukai Makin Baik untuk Rakyat

Awal tahun 2015, saya mulai menjalani pekerjaan pertama saya di perusahaan industri kreatif. Perusahaan ini bergerak di bidang entrepreneurship, khususnya pada bidang teknologi. Kami bekerja sama dengan Perusahaan Teknologi Multinasional untuk menggelar berbagai acara yang dapat menumbuhkan semangat entrepreneurship bagi anak muda Indonesia. Tak hanya berkomunikasi melalui surel, tentu juga bertemu langsung dengan perwakilan perusahaan multinasional tersebut.

Dalam setiap acara yang dibuat, kami juga harus mempersiapkan barang-barang yang dibutuhkan.. Termasuk jika barang tersebut harus dikirim dari kantor pusat yang berada di USA atau dari kantor perwakilan terdekat, misalnya. Suatu saat, acara kami akan berlangsung dalam hitungan hari. Seorang teman yang mengurus persiapan acara ini bercerita setelah mendapatkan panggilan seluler dari pihak beacukai. Goodie bag yang seharusnya dibagikan ke peserta, tersendat di kantor beacukai. Hei, kok bisa? Kenapa tersendat di beacukai ya?

Acara kami harus dimulai, tanpa adanya goodie bag. Barang tersebut masih ada di kantor beacukai terdekat. Kemungkinan besar karena bea masuk yang belum dibayarkan begitu kata teman. Hal ini tentu membuat saya penasaran. Menarik bagi saya yang tak tau menau tentang bea cukai. Kenapa bisa bea masuk belum dibayarkan? Apa itu sebenarnya bea masuk? Saya mulai menelusuri halaman pencarian terkait bea cukai.

Halaman pertama hasil pencarian tersebut adalah website resmi beacukai Indonesia. Dalam website ini saya mencari tau apa sebetulnya bea masuk. Jadi, ternyata bea masuk adalah pungutan negara yang dikenakan terhadap barang import. Tertarik dengan penjelasan yang tidak berbelit-belit dan jelas, saya mulai mencari maksud dari istilah-istilah lainnya. Termasuk mulai bertanya-tanyalah saya tentang manfaat adanya bea cukai.

Actually, setelah saya mencari tahu tentang bea cukai baik melalui internet dan juga teman yang belajar di Fakultas Ekonomi, disadari atau tidak, ternyata bea cukai itu sangat membantu rakyat. Baik dengan tujuan menyejahterakan rakyat dan ataupun melindungi rakyat. Bea masuk yang tadinya dibayarkan oleh teman saya  untuk mengambil barang import tersebut adalah bagian dari pajak yang dibebankan untuk barang dari luar negeri. Dan seperti yang kita ketahui bahwa pemasukan terbesar dalam kas negara adalah dari sektor pajak.

Bisa kita bayangkan, banyaknya barang masuk dari Luar Negeri ke dalam negera kita. Ditambah daya konsumsi tinggi dari banyak kalangan di Indonesia yang suka berbelanja secara online. Membeli barang-barang dengan merk tertentu dari negara lain. Atau saat bangsa kita harus eskpor kayu ke luar negeri, ada biaya juga yang harus dibayarkan. Dalam hal ini bea cukai akan berperan dalam keduanya, menyejahterakan sekaligus melindungi rakyat.

Bagaimana bea cukai dapat menyejahterakan dan melindungi rakyat?

beacukai

Pertanyaan tersebut tentu saja akan muncul bagi saya, orang awam. Dengan penerapan bea masuk, tentu saja dengan perhitungan tertentu, pajak dikenakan.  Melalui APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara), Negara kita bisa melakukan banyak hal dalam menyejahterakan rakyat. Mulai dari membangun fasilitas-fasilitas umum seperti jembatan, jalan, sekolah, rumah sakit dan bahkan untuk menyiapkan generasi emas bangsa melalui program-program beasiswa yang dirancang oleh pemerintah. Hal ini bisa kita pelajari lebih terkait fungsi dari APBN. Namun yang jelas dapat kita lihat adalah, bea cukai ikut andil dalam pendapatan negara, sehingga semakin besar pula APBN kita.

Dalam perlindungan untuk rakyat, bea cukai juga sangat ikut andil. Kita-pun dapat membayangkan hal yang saya sebut diatas. Banyak barang-barang dari negara lain yang masuk negara kita. Dengan adanya bea masuk, bea cukai ikut mengontrol dan melindungi industri dalam negeri. Adanya kebijakan ini, industri dalam negeri tidak harus khawatir kalah saing. Justru siap bersaing karena segala sumber daya sudah ada di Indonesia. Mulai dari bahan baku sampai sumber daya manusianya. Ditambah perlindungan industri dalam negeri dari produk luar dalam penerapan bea masuk kebijakan bea cukai.

Selain itu melalui Cukai, jelas sekali bahwa bea cukai sangat melindungi masyarakat Indonesia. Cukai ini adalah pungutan negara terhadap barang kena cukai. Barang kena cukai itu adalah barang-barang tertentu yang mempunyai sifat atau karakteristik yang ditetapkan dalam Undang-Undang Cukai (Sumber : website Beacukai Indonesia ). Contoh barang yang pasti kita sudah tahu termasuk barang kena cukai adalah rokok. Melalui harga rokok yang cukup mahal, secara tidak langsung bea cukai mengajak masyarakat untuk mengurangi pembelian rokok. Bea cukai melindungi masyarakat dengan membatasi konsumsi rokok. Melindungi masyarakat dari bahaya rokok yang sangat mengerikan. Bahkan iklan dan bungkus rokok juga ikut mengingatkan akan bahaya tersebut.

[caption id="attachment_1844" align="aligncenter" width="260"]Sumber : kaskus Sumber : kaskus[/caption]

Menjadi semakin baik adalah harapan dari setiap orang, kelompok orang, lembaga dan tentu saja negara kesatuan. Begitu pula dengan adanya beacukai di Indonesia melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Republik Indonesia yang selalu berbenah demi mencapai kesempurnaan untuk rakyat Indonesia. Pelayanan yang semakin baik dan mengikuti jaman juga diterapkan. Sekarang jika ingin bertanya tentang barang yang kita pesan dari luar sudah sampai di Indonesia atau belum misalnya atau apapun seputar bead an cukai, kita bisa mention akun resmi contact center Bravo Bea Cukai melalui twitter @bravobeacukai.   Tentu demi Bea Cukai Makin Baik. Bahkan Info-info resmi juga bisa kita pantau melalui website resmi Bea Cukai Republik Indonesia atau melalui akun sosial media Bea Cukai.

Konstribusi positif dari setiap elemen dengan tanggung jawab masing-masing dalam institusi tersebut juga sangat dihargai demi terciptanya sinergi Bea Cukai makin baik (Sumber : Bea Cukai Lampung). Saya yakin, bahwa Bea Cukai akan semakin baik dalam menerapkan nilai-nilai Kementerian Keuangan. Mulai dari adanya Integritas yang ditunjukkan demi melindungi dan menyejahterakan rakyat, profesionalisme yang tinggi, sinergi antar elemen dalam institusi dan masyarakat, pelayanan untuk masyarakat dan negara tentunya demi menggapai kesempurnaan Bea Cukai Makin Baik.

 

Essay ini diikutsertakan dalam Lomba Menulis Essay Bea Cukai Makin Baik yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Republik Indonesia untuk memperingati Hari Pabean Internasional ke-65

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Mengikuti Seleksi Ujian Masuk UI S2 - SIMAK UI

"Gak kerasa ya kita udah mau UTS nih!" ucap seorang kawan setelah kelas usai. Bagi saya yang baru sudah 3 bulan hidup di ibu kota, Jakarta dan menempuh perkuliahan di program studi Magister Teknologi Informasi, cukup terasa.  Ya, memang benar terasa begitu cepat, tiba-tiba saja sudah UTS saja. Namun bukan itu point yang saya highlight.  Namun prosesnya..

Kuliah magister / pascasarjana / master degree / S2 memang mungkin bagi sebagian orang terasa mudah. Bagi saya, bisa lanjut kuliah ini saja sudah pernuh perjuangan, kuliahnya tentu juga dengan berjuang, tidak semua materi perkuliahan sudah saya dapatkan di jenjang sarjana. Banyak hal baru yang mesti saya pelajari. Peran teman, sahabat dan semua koneksi diperlukan. Tentu saja doa ibuk dan dukungan kakak adek di rumah sangat-sangat berpengaruh. Semoga Allah senantiasa memudahkan ya. ^^

Back to master degree process..

Saat saya memutuskan untuk lanjut kuliah, saya mulai memikirkan universitas mana yang saya tuju. Tentu dengan rese…

Program Top Contributor atau Kontributor Utama Forum Google Penelusuran Indonesia

Banyak yang mengira bahwa saya kerja di Google. Baik mengkira-kiranya saja tanpa bertanya dan cerita ke orang lain dan ada pula yang langsung bertanya (ah lebih tepatnya langsung ngasih statement) ke saya secara langsung.

“Ria, km masak gak bisa nraktir kita, kan km kerja di Google!”

Pernyataan ini agak parah sih. Kalau misal ditraktir es teh di warung masing mending ya, ini es teh atau segelas kopi di coffee shop ala-ala yang saya masuk aja gak berani.hehe. Namun, kenyataannya adalah saya tidak belum kerja di Google. *Susah atuh mau masuk perusahaan multinasional yang super cool inih!

Biar semua gak pada penasaran, kok bisa sih saya “dekat” sama Google? Ikutan berbagai acaranya, kenal dengan para Googler , bahkan dapat invitation ke Kantor Google, saya bakalan cerita :D

Kembali

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kembali memiliki 3 makna yang semuanya merupakan kata kerja. (1) Balik ke tempat atau keadaan semula, (2) lagi, dan (3) sekali lagi, berulang lagi.

Saya kembali. Yes I am here guys! Setelah sekian lama selalu menutupi rasa malas dengan berbagai alasan untuk tidak kembali menulis disini.
Barangkali ini hal yang klise. But honestly, sulit sekali memulai menulis kembali. Padahal, banyak sekali rasa yang ingin saya ungkap, cerita yang ingin saya tuangkan, kisah yang ingin saya tuliskan, makna dalam hidup yang ingin saya ukir disini sebagai tempat muhasabah diri. Dan barangkali bisa setidaknya sebagai bahan bacaan diwaktu senggang, atau pembelajaran, atau bahkan bisa menginspirasi kamu yang berada di depan monitor atau layar handphone saat ini.
It almost 1,5 years, i am inactive to post in instagram (sometimes I post instagram story, yaa, for keep my moment) dan ternyata hal tersebut memberikan efek gelembung ke sekitarnya. Saya jadi jarang sekali menulis te…