Langsung ke konten utama

Everything happens for a reason. Part Meeting.

Semua terjadi karena ada sebabnya. I believe in it. And that’s why I know that some “meeting” (for last and will be happen) is more than just coindence. - kesepuluh

Kali ini saya akan berfokus pada yang namanya pertemuan. Hampir setiap orang selalu bilang bahwa setiap pertemuan akan berakhir dengan perpisahan. Yes! Dan memang itu hidup bukan? Ada Kehidupan dan ada kematian. Semua yang hidup nanti juga bakalan mati, dan semua yang bertemu nanti akan berpisah. Oke, bukan berfokus pada perpisahan, bukaaan. Ini berfokus pada yang namanya pertemuan.

Pernah nggak si dalam hidup kamu, tiba-tiba orang yang nggak kamu sangka kenal di kereta misalnya, atau di sebuah acara kopdar, eh tiba-tiba jadi deket sama kamu? Pernah merasa? :D

Setelah saya berfikir berulang-ulang, kesannya kok jadi lucu yak, kadang pengen senyum-senyum sendiri kalau mengingat-ingat gimana caranya bertemu di awal dan gimana kondisi pertemanan sekarang. Teman saya yang ini dulu ketemunya disini, teman yang itu ketemunya disitu, teman yang sana ketemunya disana. Dan Allah pasti has a Great Planning tentang pertemuan-pertemuan itu.

[caption id="attachment_29" align="aligncenter" width="300"]president sby Saya nggak tau kenapa musti majang foto ini, tapi tentu Allah pasti punya reason kenapa saya ketemu pak SBY :))[/caption]

Saya misalnya. Pernah bertemu dengan seorang pembicara di sebuah acara kopdar blogger se-nusantara. Petemuan itu tentu tak berarti apa-apa, lha wong saya jadi peserta diantara 1300-an peserta dan dia jadi pembicara. Pertemuan kedua tanpa disangka-sangka ketemu di acara workshop coding khusus cewek. Nah lho, pertemuan ketiga ketemu pas saya ada di Google Student Ambassador. Lha dalah, sekarang orang tersebut jadi bos saya. Nah lho!haha

Adalagi, saya pernah bertemu seseorang di sebuah acara, dipikiran saya orang itu tak se-iman dengan saya. Eh, lha dalah, ambil air wudhu-nya bareng saya. Astaghfirullah, malu banget sama Allah udah liat dia dari fisiknya yang berkulit putih dan bermata sipit, kirain non muslim, udah su’udzon kemane-mane, eh ternyata muslim. Dan malah sekarang jadi teman baik. Sering jadi recycle dan benerin laptop dan hape saya kalo lagi ngambek.haha

Banyak lho cerita saya tentang yang namanya pertemuan-pertemuan dengan orang-orang tak terduga. Yang unik juga ni, kenal dan bertemu seorang blogger baik hati. Ketemu cuman mungkin 1-2 kali. Lalu dia sudah saya repotkan numpang kos untung adek saya yang tes snmptn. Nah lho! :D

Adalagi, lucu juga, senior saya pernah tuh pas saya semester satu, ngajak pacarnya yang anak universitas negeri di Surabaya, cewek, dan mereka sudah putus, mbak ini udah nikah sekarang. Ni mbak-mbak mantan pacarnya senior saya baik banget sama saya. Bahkan sekarang masih sering komunikasi dan akrab. Nah lho! :D

Allah itu ngasih pertemuan-pertemuan itu karena Allah punya rencana dan sebab kenapa kita dipertemukan.

Yang paling terbaru adalah saat teman-teman di dunia perbloggeran pada ketemu jodohnya pas kopdar blogger, atau teman-teman komunitas yang ternyata jodohnya di komunitas itu jugak. Sungguh menyenangkan bukan? Saya sering senyum-senyum dan seneng sendiri kalo denger kabar ada teman blogger yang nikah sesame blogger, atau temen komunitas ini yang ternyata nikah dengan anak komunitas itu. Berasa Allah Baik banget ngasih kejutannya, lucu, menyenangkan :))

Nah kalo jodohku? Bakalan ketemu dimana yak? Liat saja nanti yaa :D

Komentar

  1. […] menjadi fasilitator startup awal desember ini, eh saya bertemu dengan moeslema.com. Lagi-lagi Allah kasih kejutan dan kesan yang sangat baik disetiap pilihan dalam hidup saya. […]

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Mengikuti Seleksi Ujian Masuk UI S2 - SIMAK UI

"Gak kerasa ya kita udah mau UTS nih!" ucap seorang kawan setelah kelas usai. Bagi saya yang baru sudah 3 bulan hidup di ibu kota, Jakarta dan menempuh perkuliahan di program studi Magister Teknologi Informasi, cukup terasa.  Ya, memang benar terasa begitu cepat, tiba-tiba saja sudah UTS saja. Namun bukan itu point yang saya highlight.  Namun prosesnya..

Kuliah magister / pascasarjana / master degree / S2 memang mungkin bagi sebagian orang terasa mudah. Bagi saya, bisa lanjut kuliah ini saja sudah pernuh perjuangan, kuliahnya tentu juga dengan berjuang, tidak semua materi perkuliahan sudah saya dapatkan di jenjang sarjana. Banyak hal baru yang mesti saya pelajari. Peran teman, sahabat dan semua koneksi diperlukan. Tentu saja doa ibuk dan dukungan kakak adek di rumah sangat-sangat berpengaruh. Semoga Allah senantiasa memudahkan ya. ^^

Back to master degree process..

Saat saya memutuskan untuk lanjut kuliah, saya mulai memikirkan universitas mana yang saya tuju. Tentu dengan rese…

Program Top Contributor atau Kontributor Utama Forum Google Penelusuran Indonesia

Banyak yang mengira bahwa saya kerja di Google. Baik mengkira-kiranya saja tanpa bertanya dan cerita ke orang lain dan ada pula yang langsung bertanya (ah lebih tepatnya langsung ngasih statement) ke saya secara langsung.

“Ria, km masak gak bisa nraktir kita, kan km kerja di Google!”

Pernyataan ini agak parah sih. Kalau misal ditraktir es teh di warung masing mending ya, ini es teh atau segelas kopi di coffee shop ala-ala yang saya masuk aja gak berani.hehe. Namun, kenyataannya adalah saya tidak belum kerja di Google. *Susah atuh mau masuk perusahaan multinasional yang super cool inih!

Biar semua gak pada penasaran, kok bisa sih saya “dekat” sama Google? Ikutan berbagai acaranya, kenal dengan para Googler , bahkan dapat invitation ke Kantor Google, saya bakalan cerita :D

Kembali

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kembali memiliki 3 makna yang semuanya merupakan kata kerja. (1) Balik ke tempat atau keadaan semula, (2) lagi, dan (3) sekali lagi, berulang lagi.

Saya kembali. Yes I am here guys! Setelah sekian lama selalu menutupi rasa malas dengan berbagai alasan untuk tidak kembali menulis disini.
Barangkali ini hal yang klise. But honestly, sulit sekali memulai menulis kembali. Padahal, banyak sekali rasa yang ingin saya ungkap, cerita yang ingin saya tuangkan, kisah yang ingin saya tuliskan, makna dalam hidup yang ingin saya ukir disini sebagai tempat muhasabah diri. Dan barangkali bisa setidaknya sebagai bahan bacaan diwaktu senggang, atau pembelajaran, atau bahkan bisa menginspirasi kamu yang berada di depan monitor atau layar handphone saat ini.
It almost 1,5 years, i am inactive to post in instagram (sometimes I post instagram story, yaa, for keep my moment) dan ternyata hal tersebut memberikan efek gelembung ke sekitarnya. Saya jadi jarang sekali menulis te…