Langsung ke konten utama

Pesona Philips LED di Surga Indonesia

[caption id="attachment_1278" align="alignleft" width="403" caption="*doc pribadi"]
*doc pribadi[/caption]

Bali. Tempat yang semakin mahsyur karena menjadi tuan rumah Miss World 2013 ini adalah surganya para penikmat keindahan. Bagaimana tidak? Wisata alam yang begitu eksotis, pantainya yang menggoda, orang-nya yang ramah tamah, kebudayaan yang memikat dan karya yang tak mudah untuk dipungkiri. Ya, itulah Bali. Pulau di sebelah timur pulau Jawa ini memang sangat mahsyur. Bahkan beberapa teman luar negeri saya, lebih mengenal Bali daripada Indonesia.

Dan tentu semua itu tak luput dari yang namanya Keindahan. Keindahan itu akan tercipta dengan apik dari semua yang kita lihat. Bali menyuguhkan keindahan pesona alam dan kebudayaannya. Dan ini tentu harus dipertahankan. Indonesia tentu bangga memiliki surga dunia seperti Bali. Namun, keindahan itu-pun akan cepat memudar jika tak ada sesuatu yang lebih dan menarik. Kalau dalam bahasa pemrograman namanya value, mungkin kalo dalam diri manusia bisa disebut karakter, atau apapun bahasa yang lebih mudah kamu pahami. Intinya sich nilai lebih, unik, dan tentu menarik. Bali sudah memiliki itu semua. Namun, kalo nilai-nya itu saja, dan belum ada nilai lebih yang lebih positif lagi, itu tentu akan menurunkan nama Bali yang sudah mahsyur itu.


Tapi! Jangan salah. Ternyata Bali memiliki hal yang jauh lebih positive. Melalui sebuah event yang akan diadakan pada tanggal 21 September 2013 ini, Bali akan menunjukkan keramahannya terhadap lingkungan. Bali tidak hanya menyuguhkan keindahan. Tapi menjaganya dengan segala hal positive. Termasuk event yang akan digelar bersama Philips, salah satu produsen elektronik dengan konsumen terbanyak di dunia.


Kota Terang Hemat Energi


Event tersebut bertajuk Philips KOTA TERANG HEMAT ENERGI. Program yang diluncurkan oleh Royal Philips Electrnics dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia, ternyata sudah diselenggarakan dibeberapa kota sebelumnya. Peluncuran program Kota Terang Hemat Energi ini diawali dengan penyalaan landmark Indonesia, Tugu Monas, dengan system pencahayaan yang keren abis, Light Emitting Diode, atau yang lebih sering di dengar dengan LED. Dan Philips memiliki Philips LED yang juga menjadi andalannya. Lalu ada kota Surabaya, Jogjakarta dan Palangkaraya yang juga sudah di buat indah dengan Philips LED. Puncak acaranya tentu dengan penyalaan icon masing-masing kota.





[caption id="attachment_1282" align="aligncenter" width="368" caption="*http://www.flickr.com/photos/travelinlibrarian/"]*http://www.flickr.com/photos/travelinlibrarian/[/caption]

Nah, untuk di Bali sendiri, puncak acara tentu juga dengan pencahayaan icon pulau indah ini. Patung Satria Gatot Kaca dan Patung Dewa Ruci. Patung yang berdiri dengan Gagah ini akan semakin terlihat mempesona dengan pencahayaan warna warni Philips LED. Tentu event ini akan menjadi sorotan mata bagi para turis dan tentunya masyarakat Bali.


Keyakinan Philips bahwa pencahayaan memiliki berbagai potensi, tentu memang harus dibenarkan. Saya sendiri sangat mengakuinya, kamar kos-saya yang pencahayaan dari lampu biasa beda sekali dengan lampu kamar kos sebelah yang terang benderang karena lampu Philips. Ini merupakan contoh simple dan real-nya. Alhasil saya lebih sering belajar numpang di kamar kos- sebelah daripada di kamar sendiri sebelum beralih ke Philips.


President director PT Philips Indonesia menjelaskan bahwa melalui program Philips Kota Terang Hemat Energi ini mentransformasikan lingkungan dari berbagai sector, baik itu perumahan, kantor, maupun industri, untuk menciptakan pengalaman dan membantu membentuk identitas perkotaan. Identitas sebuah kota atau daerah saya rasa sangatlah penting. Mengingat terkadang manusia itu lupa dan tidak bangga dengan kota-nya sendiri. Melalui Philips Kota Terang Hemat Energi, yang namanya identitas kota bakal terlihat dengan apik, dan kita-pun akan bangga.


Terus apa sich perbedaan Philips LED dengan lampu lainnya??





[caption id="attachment_1280" align="aligncenter" width="377" caption="*philips.co.id"]*philips.co.id[/caption]

Seperti yang sudah saya sebut diatas LED adalah singkatan dari Light Emitting Diode. Daya Pancar atau Emitting yang digunakan dalam teknologi pencahayaan berbasis LED ini bisa menghemat hinggan 50% total konsumsi energy. Hemat banget kan? Lampu berbasis LED bakalan bisa tahan lama hingga 15 tahun. Selain itu, LED juga bisa digunakan di rumah setiap hari. Hemat energy, aman dan ramah lingkungan karena jika kita menghemat konsumsi energy yang digunakan jumlahnya sama dengan 555 juta ton CO2 per tahunnya, tidak panas dan nyaman di mata karena memungkinkan untuk melakukan pengendalian dan fokus cahaya dari segi arah dan efek yang diinginkan.

Ikuti Kompetisi saat event-nya !





[caption id="attachment_1281" align="aligncenter" width="527" caption="*philip.co.id"]*philip.co.id[/caption]

Andai saya bisa ke Bali, saya akan datang. Sure, saya melewatkan moment Philips Kota Terang Hemat Energi di Surabaya beberapa waktu lalu. Tentu ini sangat menyesakkan dada. Saya hanya bisa melihat status teman-teman di berbagai social media yang saya punya tentang keasyikan dari event tersebut. Dan saya rasa, kamu-pun juga bakal menyesal jika tidak datang ke Bali dan menikmati event Kota Terang Hemat Energi disana. Ada banyak hal yang didapat disana. Mulai dari ilmu yang sulit sekali diukur dalam bentuk materiil, dan tak tanggung-tanggung sampai dengan Honda Brio yang dapat kamu lihat secara fisik dapat kamu dapatkan.


Ada berbagai kompetisi dalam event ini. And trust me! Cara ikutan di event ini gampang banget. Dan kamu harus coba :)




  • Suka Foto-foto? Maka kamu kudu ikutan kompetisinya di http://on.fb.me/ZBfkj2 , dan kamu bakalan dapet kesempatan buat mendapatkan undangan eksklusif seremoni penyinaran ikon Bali loh !

  • Selain itu ada pula kompetisi buat testimony kamu, kamu bisa ikuti juga disini http://on.fb.me/ZBfkj2

  • Selain dua kompetisi keren itu, kamu juga bakalan bisa lihat penampilan Rossa, Cakra Khan, Balawa dan banyak artis lainnya di puncak acara-nya. Kurang apa cobak?

  • Tambah keren lagi kalo kamu ikutan daftar Touch the LED, karena kamu bakalan dapat kesempatan membawa pulang mobil Honda Brio. Oemji, saya mau banget :D


So, datang yuk di Bali buat hadir di acara Philips Kota Terang Hemat Energi.. :)

Komentar

  1. Berarti sama gan. Ada saja alasan yang datang menghalang. Tetapi aku tetap terus menanamkan niat itu, mudah-mudahan semakin ke depan, semakin ke depan mampu memanajemen alasan untuk terus ngeblog, bukan malah menghalangi.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Mengikuti Seleksi Ujian Masuk UI S2 - SIMAK UI

"Gak kerasa ya kita udah mau UTS nih!" ucap seorang kawan setelah kelas usai. Bagi saya yang baru sudah 3 bulan hidup di ibu kota, Jakarta dan menempuh perkuliahan di program studi Magister Teknologi Informasi, cukup terasa.  Ya, memang benar terasa begitu cepat, tiba-tiba saja sudah UTS saja. Namun bukan itu point yang saya highlight.  Namun prosesnya..

Kuliah magister / pascasarjana / master degree / S2 memang mungkin bagi sebagian orang terasa mudah. Bagi saya, bisa lanjut kuliah ini saja sudah pernuh perjuangan, kuliahnya tentu juga dengan berjuang, tidak semua materi perkuliahan sudah saya dapatkan di jenjang sarjana. Banyak hal baru yang mesti saya pelajari. Peran teman, sahabat dan semua koneksi diperlukan. Tentu saja doa ibuk dan dukungan kakak adek di rumah sangat-sangat berpengaruh. Semoga Allah senantiasa memudahkan ya. ^^

Back to master degree process..

Saat saya memutuskan untuk lanjut kuliah, saya mulai memikirkan universitas mana yang saya tuju. Tentu dengan rese…

Program Top Contributor atau Kontributor Utama Forum Google Penelusuran Indonesia

Banyak yang mengira bahwa saya kerja di Google. Baik mengkira-kiranya saja tanpa bertanya dan cerita ke orang lain dan ada pula yang langsung bertanya (ah lebih tepatnya langsung ngasih statement) ke saya secara langsung.

“Ria, km masak gak bisa nraktir kita, kan km kerja di Google!”

Pernyataan ini agak parah sih. Kalau misal ditraktir es teh di warung masing mending ya, ini es teh atau segelas kopi di coffee shop ala-ala yang saya masuk aja gak berani.hehe. Namun, kenyataannya adalah saya tidak belum kerja di Google. *Susah atuh mau masuk perusahaan multinasional yang super cool inih!

Biar semua gak pada penasaran, kok bisa sih saya “dekat” sama Google? Ikutan berbagai acaranya, kenal dengan para Googler , bahkan dapat invitation ke Kantor Google, saya bakalan cerita :D

Kembali

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kembali memiliki 3 makna yang semuanya merupakan kata kerja. (1) Balik ke tempat atau keadaan semula, (2) lagi, dan (3) sekali lagi, berulang lagi.

Saya kembali. Yes I am here guys! Setelah sekian lama selalu menutupi rasa malas dengan berbagai alasan untuk tidak kembali menulis disini.
Barangkali ini hal yang klise. But honestly, sulit sekali memulai menulis kembali. Padahal, banyak sekali rasa yang ingin saya ungkap, cerita yang ingin saya tuangkan, kisah yang ingin saya tuliskan, makna dalam hidup yang ingin saya ukir disini sebagai tempat muhasabah diri. Dan barangkali bisa setidaknya sebagai bahan bacaan diwaktu senggang, atau pembelajaran, atau bahkan bisa menginspirasi kamu yang berada di depan monitor atau layar handphone saat ini.
It almost 1,5 years, i am inactive to post in instagram (sometimes I post instagram story, yaa, for keep my moment) dan ternyata hal tersebut memberikan efek gelembung ke sekitarnya. Saya jadi jarang sekali menulis te…