Langsung ke konten utama

Jalan-jalan Pagi | Kota Pare

Sudah setengah 6 pagi. Aku baru bangun tidur. Ya, akibat kemaren baru bisa tidur jam 2. Akhirnya aku kesiangan.
Awalnya sedikit pesimis hadapi hari ini. Enggak tau kenapa, malez banget keluar dari selimut. But, aku cepet2 bangun dan lari ke Kamar Mandi buat bersihin muka. Aku lupa, aku ada janji dengan keponakan2 ku untuk jalan2 hari ini.

Setelah siap, aku sms mereka. Jiah, ternyata mereka udah jalan duluan. Tapi cuman muterin komplek ini. Dan, balik nyusul aku. Dan kami jalan dech.

Sebenarnya enggak ada tujuan. Hanya lari2 kecil lurus aja nurut jalan. Alhamdulillah, akhirnya aku berkeringat juga. Sejak merantau 5 bulan lalu, aku enggak pernah olahraga. Dan kita sampai di Masjid Agung An Nur. Masjid terbesar di kabupaten ini. Cukup bangga. Karena Pare jadi punya icon tersendiri selain kampung Inggris.

Setelah rehat sejenak di Masjid gede ini. Kami meneruskan jalan-jalankami. Sekarang jalan ke arah alun-alun kota, Tamrin. Sepanjang jalan P.B Sudirman. Ramai. Banyak yang berolahraga (lari-lari) atau sekedar jalan-jalan dengan keluarga.


Sampai di Alun-alun. Sedikit kaget. Kini banyak sekali penjual makanan disini.Perasaan baru aja merantau di pulau seberang, tapi Tamrin di Pagi hari emang sedikit berbeda. Meski banyak penjual, kini semakin bersih kok.


Seperti dulu, aku memesan Susu hangat di langgananku dulu. Di trotoar Alun-alun ini. Dulu hanya penjual Susu ini yang ada. Tapi, sekarang disebelahnya tumbuh penjual-penjual makanan lainnya. Mulai dari Bubur ayam, nasi kuning, nasi pecel, terang bulan dan batagor.


Aku dan 2 keponakanku menikmati hangatnya susu di pagi ini. Meski mereka anak kakak-ku. Tapi usia kami enggak jauh berbeda. Keponakanku yang pertama, Rizka, hanya jeda 1 tahun usianya dariku. Jadi, sekarang ia duduk di kelas 3 SMA, setara dengan adikku yang sekarang di pondok. Adiknya rizka, fira namanya, kini duduk di kelas 1 MTs.


Jam di ponsel usangku sudah menunjukkan hampir jam 8. Enggak terasa sama sekali. Dan kami-pun pulang.


Sampai di rumah ternyata aku sudah ditunggu kakak-ku da Ibuku. Mereka mau mengajakku jalan-jalan ke pasar baru. Aku iyakan aja ajakan mereka. Kapan lagi jalan-jalan bareng mereka.hehe


Tentu sebelum berangkat, aku mandi dulu.:)


Ini weekend-ku, gimana dengan weekend mu??^^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Mengikuti Seleksi Ujian Masuk UI S2 - SIMAK UI

"Gak kerasa ya kita udah mau UTS nih!" ucap seorang kawan setelah kelas usai. Bagi saya yang baru sudah 3 bulan hidup di ibu kota, Jakarta dan menempuh perkuliahan di program studi Magister Teknologi Informasi, cukup terasa.  Ya, memang benar terasa begitu cepat, tiba-tiba saja sudah UTS saja. Namun bukan itu point yang saya highlight.  Namun prosesnya..

Kuliah magister / pascasarjana / master degree / S2 memang mungkin bagi sebagian orang terasa mudah. Bagi saya, bisa lanjut kuliah ini saja sudah pernuh perjuangan, kuliahnya tentu juga dengan berjuang, tidak semua materi perkuliahan sudah saya dapatkan di jenjang sarjana. Banyak hal baru yang mesti saya pelajari. Peran teman, sahabat dan semua koneksi diperlukan. Tentu saja doa ibuk dan dukungan kakak adek di rumah sangat-sangat berpengaruh. Semoga Allah senantiasa memudahkan ya. ^^

Back to master degree process..

Saat saya memutuskan untuk lanjut kuliah, saya mulai memikirkan universitas mana yang saya tuju. Tentu dengan rese…

Program Top Contributor atau Kontributor Utama Forum Google Penelusuran Indonesia

Banyak yang mengira bahwa saya kerja di Google. Baik mengkira-kiranya saja tanpa bertanya dan cerita ke orang lain dan ada pula yang langsung bertanya (ah lebih tepatnya langsung ngasih statement) ke saya secara langsung.

“Ria, km masak gak bisa nraktir kita, kan km kerja di Google!”

Pernyataan ini agak parah sih. Kalau misal ditraktir es teh di warung masing mending ya, ini es teh atau segelas kopi di coffee shop ala-ala yang saya masuk aja gak berani.hehe. Namun, kenyataannya adalah saya tidak belum kerja di Google. *Susah atuh mau masuk perusahaan multinasional yang super cool inih!

Biar semua gak pada penasaran, kok bisa sih saya “dekat” sama Google? Ikutan berbagai acaranya, kenal dengan para Googler , bahkan dapat invitation ke Kantor Google, saya bakalan cerita :D

Kembali

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kembali memiliki 3 makna yang semuanya merupakan kata kerja. (1) Balik ke tempat atau keadaan semula, (2) lagi, dan (3) sekali lagi, berulang lagi.

Saya kembali. Yes I am here guys! Setelah sekian lama selalu menutupi rasa malas dengan berbagai alasan untuk tidak kembali menulis disini.
Barangkali ini hal yang klise. But honestly, sulit sekali memulai menulis kembali. Padahal, banyak sekali rasa yang ingin saya ungkap, cerita yang ingin saya tuangkan, kisah yang ingin saya tuliskan, makna dalam hidup yang ingin saya ukir disini sebagai tempat muhasabah diri. Dan barangkali bisa setidaknya sebagai bahan bacaan diwaktu senggang, atau pembelajaran, atau bahkan bisa menginspirasi kamu yang berada di depan monitor atau layar handphone saat ini.
It almost 1,5 years, i am inactive to post in instagram (sometimes I post instagram story, yaa, for keep my moment) dan ternyata hal tersebut memberikan efek gelembung ke sekitarnya. Saya jadi jarang sekali menulis te…