Langsung ke konten utama

Cinta itu Benci, Sayang itu Abadi

"aku sayang kamu..aku cinta kamu.."

Kalimat-kalimat semacam ini pasti sering anda dengar. Baik dalam pengalaman pribadi anda maupun sinetron2 di TV yang sering anda lihat.
Tapi,bukan kah kalimat itu jadi terasa ambigu? Seolah-olah makna kata Sayang itu sama dengan Cinta.
Jadinya, setiap orang jadi salah prespektive.
nah lo, terus yang salah sapa dong?

emm..gak perlu nyalahin sapa-sapa lah..emang pendapat orang itu beda-beda. Kata Sayang. Saat kamu melihatnya kamu akan melihatnya dari mata hati. Bukan cuman dari mata yang nempel dimuka kita. Tapi,bener2 dari hati. Nah, kalo Cinta. Saat kamu melihatnya, seoalah-olah dia adalah anugrah terindah dari Tuhan yang diberikan pada kamu.

Sayang itu membahagiakan, Cinta itu rela untuk berkorban untuk membahagian. Kalau cinta, maka dia pasti sayang. Tapi kalau sayang, belum tentu dia cinta. Jadi, sayang itu bagian dari Cinta.

Tapi, Sayang itu sifatnya lebih abadi. Karena ketika kita sayang sama seseorang maka kita takut kehilangannya. Tapi cinta bisa berubah menjadi benci.
Bahkan Rasullulah SAW bersabda ; c i n t a i l a h s e s u a t u i t u d e n g a n b i a s a - b i a s a s a j a , k a r e n a b o l e h j a d i s u a t u s a a t n a n t i d i a a k a n m e n j a d i s e s u a t u y a n g k a m u b e n c i , d a n b e n c i l a h s e s u a t u y a n g t i d a k k a mu k e t a h u i d e n g a n b i a s a - b i a s a s a j a , k a r e n a b o l e h j a d i s u a t u s a a t n a n t i d i a a k a n me n j a d i s e s u a t u y a n g k a mu c i n t a i ( H . R . B u k h a r i , A b u D a u d , T i r m i z i , d a n I b n u M a j a h , d a r i A b u H u r a i r a h )

Rasul berpesan bahwa kita sebaiknya mencintai dengan sekedarnya saja. karena Rasa cinta membuat kita ingin menguasai. Dan jika kita mencintainya dengan brerlebih, kita jadi serakah. Dan jika tidak saling cinta.maka akan menimbulkan kebencian bukan?
sedangkan, Rasa sayang membuat kita ingin memiliki dan dimiliki. Hanya ingin, tak lebih. Dan jika ada respon dari yang kita sayangi, itu adalah reward bagi keinginan kita untuk membahagiakannya :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Program Top Contributor atau Kontributor Utama Forum Google Penelusuran Indonesia

Banyak yang mengira bahwa saya kerja di Google. Baik mengkira-kiranya saja tanpa bertanya dan cerita ke orang lain dan ada pula yang langsung bertanya (ah lebih tepatnya langsung ngasih statement) ke saya secara langsung.

“Ria, km masak gak bisa nraktir kita, kan km kerja di Google!”

Pernyataan ini agak parah sih. Kalau misal ditraktir es teh di warung masing mending ya, ini es teh atau segelas kopi di coffee shop ala-ala yang saya masuk aja gak berani.hehe. Namun, kenyataannya adalah saya tidak belum kerja di Google. *Susah atuh mau masuk perusahaan multinasional yang super cool inih!

Biar semua gak pada penasaran, kok bisa sih saya “dekat” sama Google? Ikutan berbagai acaranya, kenal dengan para Googler , bahkan dapat invitation ke Kantor Google, saya bakalan cerita :D

Tips Mengikuti Seleksi Ujian Masuk UI S2 - SIMAK UI

"Gak kerasa ya kita udah mau UTS nih!" ucap seorang kawan setelah kelas usai. Bagi saya yang baru sudah 3 bulan hidup di ibu kota, Jakarta dan menempuh perkuliahan di program studi Magister Teknologi Informasi, cukup terasa.  Ya, memang benar terasa begitu cepat, tiba-tiba saja sudah UTS saja. Namun bukan itu point yang saya highlight.  Namun prosesnya..

Kuliah magister / pascasarjana / master degree / S2 memang mungkin bagi sebagian orang terasa mudah. Bagi saya, bisa lanjut kuliah ini saja sudah pernuh perjuangan, kuliahnya tentu juga dengan berjuang, tidak semua materi perkuliahan sudah saya dapatkan di jenjang sarjana. Banyak hal baru yang mesti saya pelajari. Peran teman, sahabat dan semua koneksi diperlukan. Tentu saja doa ibuk dan dukungan kakak adek di rumah sangat-sangat berpengaruh. Semoga Allah senantiasa memudahkan ya. ^^

Back to master degree process..

Saat saya memutuskan untuk lanjut kuliah, saya mulai memikirkan universitas mana yang saya tuju. Tentu dengan rese…

Kembali

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kembali memiliki 3 makna yang semuanya merupakan kata kerja. (1) Balik ke tempat atau keadaan semula, (2) lagi, dan (3) sekali lagi, berulang lagi.

Saya kembali. Yes I am here guys! Setelah sekian lama selalu menutupi rasa malas dengan berbagai alasan untuk tidak kembali menulis disini.
Barangkali ini hal yang klise. But honestly, sulit sekali memulai menulis kembali. Padahal, banyak sekali rasa yang ingin saya ungkap, cerita yang ingin saya tuangkan, kisah yang ingin saya tuliskan, makna dalam hidup yang ingin saya ukir disini sebagai tempat muhasabah diri. Dan barangkali bisa setidaknya sebagai bahan bacaan diwaktu senggang, atau pembelajaran, atau bahkan bisa menginspirasi kamu yang berada di depan monitor atau layar handphone saat ini.
It almost 1,5 years, i am inactive to post in instagram (sometimes I post instagram story, yaa, for keep my moment) dan ternyata hal tersebut memberikan efek gelembung ke sekitarnya. Saya jadi jarang sekali menulis te…