Langsung ke konten utama

Surat Untuk Dewi Dee Lestari

Untuk Blog Contest Mizan.com

Dear Dee..


Salam hangat sehangat kopi buatan ibu saya di pagi hari..


Sejauh ini, saya belum mengenal secara dekat anda. Tapi, saya mengenal beberapa karya anda. Dan inilah yang membuat saya ingin mengenal anda.


Sejak saya duduk di kelas 3 SMA, tepatnya tahun kemarin, saya sudah mengenal karya anda. Saat itu, saya lagi rajin-rajinnya ke Perpustakaan sekolah. Minat baca lagi tinggi-tingginya. Dan saya menemukan sebuah novel bersampul biru, yang misterius. Supernova. Judulnya membuat tanda tanya besar di kepala saya. Meski belum membaca secara utuh, saya sangat tertarik dengan novel Misterius ini.


Saya tak membacanya secara utuh. Bukan karena saya tak suka. Tapi, karena saat itu saya akan menempuh Ujian Semester. Dan selanjutnya, saya tak lagi sempat meminjam kumpulan novel di Perpustakaan sekolah dan beralih meminjam kumpulan-kumpulan soal UN. Waktu berlalu begitu saja. Dan saya muali lupa soal rasa penasaran saya dengan novel Misterius anda. Namun, beberapa bulan yang lalu. Saya seakan-akan diingatkan kembali dengan novel misterius anda. Melalui nama anda yang tertulis di sebuah buku yang saya pinjam dari teman baru saya di Kampus. Dee. Filosofi Kopi. Ya, karena belum menemukan siapa yang punya novel Misterius ini. Saya memutuskan untuk terus melanjutkan membaca Filosofi Kopi anda.


Menarik. Setelah membaca Kumpulan cerita anda dalam Filosofi Kopi. Saya bahkan sampai ingin sekali mengunjungi cafe Filosofi yang dibangun Ben dan Jody, seingat saya. [em.. sebenarnya cafe itu ada enggak sich??]


Kopi memang memiliki filosofi tersendiri dalam hidup saya. Keluarga saya sangat suka menikmati hangatnya kopi saat pagi dan sore hari. Dan itu dilakukan setiap hari. Saya jadi teringat dengan ibu dan kakak-kakak saya. Sejak kuliah di pulau seberang. Saya tak lagi merasakan berkumpul besama, bercengkrama dan menikmati hangatnya kopi.


Saya semakin tertarik dengan karya-karya anda. Saya mulai searching karya-karya anda. Sejujurnya saya ingin memiliki karya-karya anda. Tapi, sayang. Saya harus hemat dengan uang beasiswa saya. Sampai akhirnya, baru beberapa hari yang lalu, saya ditawarin sebuah novel berjudul Perahu Kertas karya anda untuk dibaca. Dalam waktu 2 hari saya sudah menyelesaikannya. Ya, saya ngebut membacanya, karena minggu ini saya UAS. Lagi-lagi, saya terbawa arus cerita anda. Kisah Kugy dan Keenan yang unik, membuat saya iri. Anda benar-benar mengisahkannya seperti nyata. Surat untuk Neptunus, lukisan Pilik, Semester pendek, Dongeng, membuat saya seperti mengalami semua itu. Anda seperti menghipnotis saya. Bahkan, setelah rampung membaca novel keren anda ini, saya menulis surat utnuk Neptunus, saya bentuk jadi Perahu Kertas juga. Saya tak tahu apa yang saya fikirkan. Tapi, yang jelas, saya membuat surat itu.


Saking semangatnya bercerita tentang perkenalan saya dengan karya-karya anda, saya sampai lupa memperkenalkan diri saya. Saya, Ria Lyzara. Sekarang sedang menempuh S1 di Universitas Trunojoyo Madura, dan masih semester 1. Saya suka menulis. Dan itu saya tuangkan dalam Blog saya. Saya juga suka menulis cerita. Tapi, selalu gagal di pertengahan. Rasanya hambar. Suatu keberuntungan bagi saya bisa menulis surat ini utnuk anda. Saya ingin sekali bertanya banyak. Terutama tentang, bagaimana mengawali dan mengakhiri sebuah cerita itu agar menarik??


Sekian dulu surat dari saya. Saya harap, tak putus sampai disini..:)


Dan semoga saya beruntung, bisa mengoleksi karya anda..


Dari : Ria Lyzara


Untuk : Mizan.com


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Mengikuti Seleksi Ujian Masuk UI S2 - SIMAK UI

"Gak kerasa ya kita udah mau UTS nih!" ucap seorang kawan setelah kelas usai. Bagi saya yang baru sudah 3 bulan hidup di ibu kota, Jakarta dan menempuh perkuliahan di program studi Magister Teknologi Informasi, cukup terasa.  Ya, memang benar terasa begitu cepat, tiba-tiba saja sudah UTS saja. Namun bukan itu point yang saya highlight.  Namun prosesnya..

Kuliah magister / pascasarjana / master degree / S2 memang mungkin bagi sebagian orang terasa mudah. Bagi saya, bisa lanjut kuliah ini saja sudah pernuh perjuangan, kuliahnya tentu juga dengan berjuang, tidak semua materi perkuliahan sudah saya dapatkan di jenjang sarjana. Banyak hal baru yang mesti saya pelajari. Peran teman, sahabat dan semua koneksi diperlukan. Tentu saja doa ibuk dan dukungan kakak adek di rumah sangat-sangat berpengaruh. Semoga Allah senantiasa memudahkan ya. ^^

Back to master degree process..

Saat saya memutuskan untuk lanjut kuliah, saya mulai memikirkan universitas mana yang saya tuju. Tentu dengan rese…

Program Top Contributor atau Kontributor Utama Forum Google Penelusuran Indonesia

Banyak yang mengira bahwa saya kerja di Google. Baik mengkira-kiranya saja tanpa bertanya dan cerita ke orang lain dan ada pula yang langsung bertanya (ah lebih tepatnya langsung ngasih statement) ke saya secara langsung.

“Ria, km masak gak bisa nraktir kita, kan km kerja di Google!”

Pernyataan ini agak parah sih. Kalau misal ditraktir es teh di warung masing mending ya, ini es teh atau segelas kopi di coffee shop ala-ala yang saya masuk aja gak berani.hehe. Namun, kenyataannya adalah saya tidak belum kerja di Google. *Susah atuh mau masuk perusahaan multinasional yang super cool inih!

Biar semua gak pada penasaran, kok bisa sih saya “dekat” sama Google? Ikutan berbagai acaranya, kenal dengan para Googler , bahkan dapat invitation ke Kantor Google, saya bakalan cerita :D

Kembali

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kembali memiliki 3 makna yang semuanya merupakan kata kerja. (1) Balik ke tempat atau keadaan semula, (2) lagi, dan (3) sekali lagi, berulang lagi.

Saya kembali. Yes I am here guys! Setelah sekian lama selalu menutupi rasa malas dengan berbagai alasan untuk tidak kembali menulis disini.
Barangkali ini hal yang klise. But honestly, sulit sekali memulai menulis kembali. Padahal, banyak sekali rasa yang ingin saya ungkap, cerita yang ingin saya tuangkan, kisah yang ingin saya tuliskan, makna dalam hidup yang ingin saya ukir disini sebagai tempat muhasabah diri. Dan barangkali bisa setidaknya sebagai bahan bacaan diwaktu senggang, atau pembelajaran, atau bahkan bisa menginspirasi kamu yang berada di depan monitor atau layar handphone saat ini.
It almost 1,5 years, i am inactive to post in instagram (sometimes I post instagram story, yaa, for keep my moment) dan ternyata hal tersebut memberikan efek gelembung ke sekitarnya. Saya jadi jarang sekali menulis te…