Langsung ke konten utama

Pantai Kute-nya Bangkalan | Madura | Ria Lyzara

Satu lagi Pantai di Madura yang berhasil aku kunjungi, setelah Pantai Sanur-nya Madura. Yaitu Pantai Camplong di Kabupaten Sampang. Kini Pantai Kute-nya Bangkalan :). This is Pantai Siring Kemuning. Yang terletak di sekitar Kilometer 60 dari pusat kota Bangkalan, tepatnya di Kecamatan Tanjung Bumi. Kalau di peta, letaknya dibagian utara Pulau Madura.

Dan ini adalah program Len Jelen [ baca : Jalan-jalan ] ke-empat bagi Plat-M dan yang pertama untuk aku. Senang. Tentu saja. Meskipun, seharusnya disaat liburan awal tahun seperti ini, saatnya berkumpul dengan keluarga di rumah bukan?. Tapi tak jadi masalah. Karena liburan awal tahun kali ini aku, berbeda. Aku berkumpul dengan komunitas baru aku.

Awalnya aku bingung, mau mengerjakan apa liburan ini. Soalnya aku gak pulkam ke Pare. Akhirnya aku menyusun jadwal untuk mengerjakan beberapa tugas Kuliah. But, setelah difikir-fikir, ini saatnya aku untuk merefresh otak. So, aku iyakan saja ajakan si Klebun Plat-M untuk ikut dalam program bulanan Plat-M ini.

Kami berkumpul di Halte dekat gerbang depan Kampus jam 7 pagi. Namun, biasalah orang Indonesia. Molor dech sampai sekitar jam 8 kami baru berangkat. Alhamdulillah perjalanan lancaaarr. Kami rehat sejenak di Bangkalan, untuk sarapan. Dan menu sarapan kali ini adalah Nasi Serpong khas Madura [ Bangkalan tepatnya ]. Tunggu postingan saya tentang Kuliner yang satu ini yach..:)

Setelah mengisi perut, kami langsung Tancap Gas menuju Pantai Siring Kemuning. Sekitar satu jam dari Bangkalan. Di sepanjang jalan menuju pantai. Pemandangannya benar-benar indah. Subhanallah dech pokoknya. Kayak di daerah Pacet, Mojokerto. Ada bukit, sungai, sawah yang terhampar luas dengan padi yang sudah siap panen. Indah banget. Sampai aku gak capek tersenyum melihat indahnya pemandangan disini.

Berbagai kecamatan sudah terlewati. Akhirnya kami sampai di Kecamatan Tanjung Bumi.

Terlihat pintu masuk ke Pantai Siring Kemuning ini. Suara Ombak membuatku cepat-cepat pengen masuk :P .Setelah parkir motor dan check in. Kami-pun masuk ke kawasan Pantai. Ombaknya memang sedikit besar. Tapi, tak menyulutkan aku untuk turun nanti. But, tikar sudah digelar. Agenda pertama rapat dulu, meski sebenarnya malah porsi makan-makannya yang lebih lama.hehe

Rapat dimulai dan kami pun mulai turun ke Pantai. Tak heran mengapa orang-orang menyebutnya Pantai Kute-nya Bangkalan. Bentuk memang lumayan mirip dengan Pantai Kute. Tapi, saya rasa jauh lebih bersih Pantai Siring Kemuning ini. Jarang sekali ada sampah disekitar pantai. Tempat sampah juga disediakan ditempat-tempat strategis. Dan ini nilai Jual Pantai ini. Seharusnya lebih diekspos. Mungkin jarang yang tau tentang adaya Pantai ini. [ kalau gak gabung Plat-M, mungkin aku gak tahu Pantai ini dengan cepat ..hehe ]
Pengen rasanya nyemplung dan main air. Tapi keinginan itu gak mungkin aku turuti, cz gak bawa baju ganti.
Pengen teriak sekenceng-kencengnya karena banyak beban dipundak [alay nich :P], tapi gengsi.hehe

Dan Foto-foto menjadi suatu kegiatan WAJIB disaat seperti ini.
Foto lainnya bisa dilihat di album ini..

Setelah puas bernarsis-narsis ria, kami sholat dhuhur di Masjid dekat Pantai. Dilanjutkan makan siang dengan menu Rujak, yang memang disepahamku, rujak sangat mudah ditemui di Pantai Madura.

Dan time is out. Karena hari sudah sore, takut hujan juga. Kami memutuskan untuk mengakhiri Len Jelen kali ini. Tadinya sich ingin mampir ke Pusat Batik Tanjung Bumi. Tapi, jarak 3 km dari pantai dan cuaca yang sepertinya akan turun hujan. Memabuat kami memutuskan untuk pulang.

Hem.. Dan harapan awal tahun masehi ini adalah ada Pantai-pantai dan tempat-tempat wisata [ sejarah dan alam ] selanjutnya yang akan aku kunjungi. :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Mengikuti Seleksi Ujian Masuk UI S2 - SIMAK UI

"Gak kerasa ya kita udah mau UTS nih!" ucap seorang kawan setelah kelas usai. Bagi saya yang baru sudah 3 bulan hidup di ibu kota, Jakarta dan menempuh perkuliahan di program studi Magister Teknologi Informasi, cukup terasa.  Ya, memang benar terasa begitu cepat, tiba-tiba saja sudah UTS saja. Namun bukan itu point yang saya highlight.  Namun prosesnya..

Kuliah magister / pascasarjana / master degree / S2 memang mungkin bagi sebagian orang terasa mudah. Bagi saya, bisa lanjut kuliah ini saja sudah pernuh perjuangan, kuliahnya tentu juga dengan berjuang, tidak semua materi perkuliahan sudah saya dapatkan di jenjang sarjana. Banyak hal baru yang mesti saya pelajari. Peran teman, sahabat dan semua koneksi diperlukan. Tentu saja doa ibuk dan dukungan kakak adek di rumah sangat-sangat berpengaruh. Semoga Allah senantiasa memudahkan ya. ^^

Back to master degree process..

Saat saya memutuskan untuk lanjut kuliah, saya mulai memikirkan universitas mana yang saya tuju. Tentu dengan rese…

Program Top Contributor atau Kontributor Utama Forum Google Penelusuran Indonesia

Banyak yang mengira bahwa saya kerja di Google. Baik mengkira-kiranya saja tanpa bertanya dan cerita ke orang lain dan ada pula yang langsung bertanya (ah lebih tepatnya langsung ngasih statement) ke saya secara langsung.

“Ria, km masak gak bisa nraktir kita, kan km kerja di Google!”

Pernyataan ini agak parah sih. Kalau misal ditraktir es teh di warung masing mending ya, ini es teh atau segelas kopi di coffee shop ala-ala yang saya masuk aja gak berani.hehe. Namun, kenyataannya adalah saya tidak belum kerja di Google. *Susah atuh mau masuk perusahaan multinasional yang super cool inih!

Biar semua gak pada penasaran, kok bisa sih saya “dekat” sama Google? Ikutan berbagai acaranya, kenal dengan para Googler , bahkan dapat invitation ke Kantor Google, saya bakalan cerita :D

Kembali

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kembali memiliki 3 makna yang semuanya merupakan kata kerja. (1) Balik ke tempat atau keadaan semula, (2) lagi, dan (3) sekali lagi, berulang lagi.

Saya kembali. Yes I am here guys! Setelah sekian lama selalu menutupi rasa malas dengan berbagai alasan untuk tidak kembali menulis disini.
Barangkali ini hal yang klise. But honestly, sulit sekali memulai menulis kembali. Padahal, banyak sekali rasa yang ingin saya ungkap, cerita yang ingin saya tuangkan, kisah yang ingin saya tuliskan, makna dalam hidup yang ingin saya ukir disini sebagai tempat muhasabah diri. Dan barangkali bisa setidaknya sebagai bahan bacaan diwaktu senggang, atau pembelajaran, atau bahkan bisa menginspirasi kamu yang berada di depan monitor atau layar handphone saat ini.
It almost 1,5 years, i am inactive to post in instagram (sometimes I post instagram story, yaa, for keep my moment) dan ternyata hal tersebut memberikan efek gelembung ke sekitarnya. Saya jadi jarang sekali menulis te…