Konten Asli Indonesia. Akhir-akhir ini marak sekali pembicaraan dan penggalakan tentang Konten Lokal buatan INDONESIA. Banyak tujuan dan manfaat yang dimaksud dengan mengusungKonten Local buatan Indonesia.


Sebelum mengarah tentang tujuan dan manfaat konten lokal itu perlu digalakkan, ada baiknya jika kita mengerti dahulu tentang apa itu konten lokal. Konten itu sendiri adalah informasi yang tesedia melalui media atau produk elektronik. Penyampaiannya dapat dilakukan melalui berbagai medium seperti internet, televisi, CD audio, bahkan acara langsung seperti konferensi dan pertunjukan langsung. Itu kata wikipedia. Jadi, Konten lokal adalah informasi melalui media elektronik dan sebagainya, yang dibuat oleh bangsa lokal, yaitu Bangsa Indonesia.


Agar lebih mudah memahaminya, maka lansung contoh saja.Konten lokal yang disediakan layanan operator seluler saya. XL yang kini benar-benar semakin perhatian dengan Indonesia, dengan ikut andil dalam memberi dukungan tumbuh dan berkembangnyaKonten lokal. DenganXL Konten Seru Indonesianya. Konten ini berisi konten-konten terbaru. Mulai dari rbt musik, game, medsos, dan banyak lagi yang seru-seru


Dan Kenapa sich harusKonten lokal buatan Indonesia?


Kalau ditanya kenapa harus konten Indonesia, saya balik bertanya. Siapa sich yang enggak suka produk sendiri berkembang dan maju?. Dengan konten lokal buatan Indonesia sama halnya kita menghargai karya Bangsa yang nantinya dapat mengangkat nama Indonesia di Ranah Internasional. Ditambah lagi, dengan adanya konten lokal asli buatan anak bangsa, akan menumbuhkan kreatifitas yang lainnya. Dan nantinya semakin banyak anak bangsa yang kreatif menciptaan berbagai macam konten lokal.


Salah satu konten yang dibutuhkan Indonesia saat ini ialah Games tentang Indonesia. Baik kebudayaan, sejarah, atau apapun. Misalnya game tentang perjalanan sejarah kerajaan-kerajaan masa lalu berserta kebudayaannya.


Alasan kenapa konten games tentang Indonesia yang saya rasa dibutuhkan ialah kini, marak berbagai permaian komputer dari luar yang sering dimainkan anak-anak. Bahkan tak hanya anak-anak, orang dewasa juga kecanduan berbagai permainan komputer. Tak ada manfaat yang terlihat. Game tersebut hanya sekedar penghilang rasa jenuh dan pengisi waktu luang. Itu saja. Tak ada nilai plus lagi. Saya ingin, nanti bentuk implementasi dengan adaya games tentang Indonesia, tak hanya menjadi penghilang rasa jenuh atau pengisi waktu luang. Tetapi justru menambah wawasan kita tentang Indonesia.


Apa sich manfaatKonten lokal buatan Indonesia??


Dilihat dari pengguna internet di Indonesia, dan mudahnya akses internet dimana saja. Jjika dibarengi dengan semakin berkembangnya konten lokal buatan Indonesia, maka akan memberi manfaat yang besar bagi penggunanya, penciptanya, penyedia layanan internetnya, dan mungkin bisa meningkatkan lapangan kerja baru. Yang intinya semakin meningkatkan taraf hidup bangsa bukan?:)


Bikin Ce_Ria |@rialyzara | facebook Ria



Ria.. Ya.. Sebuah kata yang bermakna Gembira..


Ria.. Sudah berapa banyak orang yang anda kenal dengan nama Ria??


Ria.. Mungkin sudah puluhan, bahkan ratusan orang yang anda kenal dengan nama Ria..


Termasuk saya..


Ria.. Bukan sekedar nama Pasaran yang banyak orang menggunakannya


Ria.. Nama dengan makna indah dan kegembiraan


Dan Ria adalah saya..


Orang tua memberi nama indah ini dengan harapan saya tumbuh dengan sifat periang, gembira, dan selalu senang..


Meski banyak yang bernama sama, namun saya tak suka semua sama..


Cukup nama dan makna..


Saya ingin menjadi Ria yang berbeda..


Saya Ria Lyzara


Hem.. berapa banyak ya nama Ria didunia ini??Dari aku TK sampai sekarang kuliah, nama ini selalu banyak yang pakai. Sekarang aja, di Jurusanku dan angkatanku ini aja, masing-masing kelas ada yang namanya Ria. Haha..


Awalnya sering gak enak sendiri kalau nama kita ada yang nyamain. Apalagi dalam lingkup kecil seperti ini.


Banyak efek jika nama kita sama dengan orang lain. If two or more girl that have nick name like me and she has a bad action, and TIDAK DIPUNGKIRI, others people that dont know will MENGANGGAP bahwa mungkin itu saya.


Tapi, gak perlu memikirkan yang buruk. Yang jelas, saya ingin menjadi yang berbeda. Belajar dan terus belajar sesuatu hal yang baru menjadi sebuah prioritas. Namun, tak melupakan pelajaran kemaren dan terus meneruskannya juga tetap saya lakoni.


Tau enggak filosofi nama saya??hehe


Sebenarnya nama sederhana ini tak bermakna. Atau mungkin memag saya yang tak tahu akan makna sesungguhnya. Ibu saya memberi nama saya Ria Lyzara karena dahulu ada salah satu artis zaman ibuku dulu yang cantik dan masih ada keturunan arabnya. Lia lizara namanya. Dan nama Lia lizara dibeikan padaku, namun beberapa hari kemudian namaku diganti menjadi Lia Lizara Ria Lyzara. Alasan pertama karena ada salah satu tetangga saya yang sudah menggunakan nama Lia yang lahir dahulu, dan alasan kedua agar aku menjadi ada anak yang gembira ria :)



Dan saya harap, saya terus tetap Gembira Ria sesuai dengan Harapan orang tua saya. Dan untuk teman yang kebetulan memiliki nama Ria , jangan khawatir, jangan malu, santai aja,, nama Ria itu penuh makna dan keren kok :)

Kemaren, tanggal 22 Januari 2012. Saya dan pengurus UKMF ITC yang baru rapat kerja di sebuah pantai di sekitar bukit basmala. Letaknya di antara pantai basmala dan pantai Rongkang. Pantai ini belum ada namanya, entah memang tidak ada namanya atau kami yang tidak tahu. Yang jelas pantai ini masih ting-ting. Kalau biasanya pantai pasirnya terlihat banget pasir pantai. Disini berbeda. Pasir pantai masih dipenuhi karang dan cangkang-cangkang.

Pantai yang indah. Pantainya luas. Dan jika kita melihat disebelah kanan Pantai, terlihat Jembatan Suramadu yang begitu kokoh dan elok. Keren-lah. Masih natural banget. Dan kabarnya, pantai ini akan digunakan untuk area Outbound..
Hari Ulang Tahun. Mungkin banyak dari kita, yang sering merayakan hari ulang tahun. Tiup Lilin, Kue tart, balon warna-warni, kado, kejutan dan berbagai pernak-pernik ultah lainnya mungkin sudah tak asing ditelinga anda. Semua orang mungkin sudah pernah dan mungkin terbiasa dengan itu semua. Namun, tidak bagi saya.

Saya sampai usia saat ini. Belum pernah yang namanya merayakan ultah. Kue tart, tiup lilin, balon warna-warni belum pernah saya jumpai dalam setiap ultah saya. Mungkin lingkungan saya yang di daerah pedesaan, membuat saya tak mengenal perayaan dan kebiasaan seperti itu. Meski terkadang saya juga pengen sesekali ada yang member kue Tart dengan lilin-lilin kecil diatasnya :P


Tapi jangan salah, kalau kejutan dan kado atau Hadiah Ultah, saya sudah terbiasa dengan itu. Bukan keluarga ataupun kerabat dekat yang memberi. Ya, karena memang keluarga saya [lagi-lagi] tak terbiasa dengan hal itu. Jadi, kalau dapat hadiah. Saya seenang sekali, karena memang belum terbiasa dengan itu [mungkin]. Dan sahabat-sahabat saya. Bahkan setiap tahunnya, mereka selalu memberi Kejutan untuk saya. Saya beruntung mendapatkan sahabat-sahabat seperti mereka.


Aulia, Lerin, Ike, Gigi, Tutus dan Raras. Mereka ialah sahabat-sahabat saya sejak di Madrasah tsanawiyah [setara dengan SMP]. Mereka setiap tahunnya memberi kejutan yang berbeda untuk saya. Saya tentu sangat bahagia dengan itu semua. Kalau bisa diekspresikan. Rasanya itu seperti dapat nilai tertinggi di Sekolah. Sueneng poooollll.. Kami bersahabat sejak kami duduk dikelas 8 [ 2 SMP ], jadi 2 ulang tahun pernah saya lewati dengan mereka. Dari dicemplungin di Kali sampai Mandi Tepung sudah pernah saya rasakan. [Sayangnya, saat MTs, tak boleh mempunyai HP berkamera, jadi tak ada dokumentasi]


Kejutan-kejutan dan hadiah dari mereka tak berhenti sampai kami di SMA. Meski saya berbeda SMA dengan mereka. Tak henti-hentinya mereka membuat kejutan, memberi hadiah untuk saya. Saat saya kelas X SMA, misalnya. Saya kira mereka lupa dengan hari ulang tahun saya. Rasanya suebel, marah, BT, campur aduk yang mungkin kalau zaman sekarang disebut Galau. Apa mereka lupa dengan saya? itu yang ada dalam benak saya. Tak ada ucapan selamat ultah jam 12 malam seperti biasanya. Tapi, Suatu kejutan. Saat saya sudah pesimis mereka ingat tentang ultah saya. Pelajaran terakhir [saat itu] di sekolah, saya mendapat SMS, bahwa mereka ada di depan Gerbang SMA saya. Saya jingkrak kegirangan. Tak henti-hentinya tersenyum saat pelajaran terakhir itu. Sampai akhirnya bel pulang. Saya lari ke Gerbang depan, menemui mereka. Dari kejauhan mereka sudah tersenyum lebar lihat saya dengan membawa hadiah masing-masing untuk saya.


Itu kejutan dalam bentuk kehadiran mereka. Ada lagi. Saat saya kenaikan kelas XII, saat itu kami sedang saling repot-repotnya mau naik ke kelas XII. Maklum, hari lahirku, 30 Agustus, yang sering bertepatan dengan Hari libur membuat kita juga sulit bertemu. Mereka terkadang liburan masing-masing dengan keluarga. Dan akhirnya selalu mundur sampai bulan September. Dan itu berarti, kami sudah mulai mengikuti bimbel di Sekolah, hingga sore. Saat itu, tas sekolah saya lagi sekarat, maklum sudah sejak kelas 1 MTs enggak pension-pensiun ni tas. Tak tahu dapat mata-mata darimana. Mereka memberi hadiah untuk saya, sebuah tas sekolah, lengkap dengan alat tulis lainnya didalamnya. Tentu [lagi-lagi], saya jingkrak kegirangan. :)




Dan sekarang, kami kuliah di Universitas yang berbeda-beda. Aulia dan Raras di Surabaya. Ike, Gigi, Lerin, Tutus ada di Malang. Dan [lagi-lagi] saya paling berbeda. Di Madura. Dan tentu saja, saya berharap masih ada kejutan indah dari mereka. Tak perlu hadiah atau apapun dari mereka. Cukup kehadiran mereka untuk saya. Itu jauh dan lebih berarti. :)

O ya, kejutan-kejutan ultah ini tak hanya untuk saya seorang. Karena kami bertujuh. Setiap tahunnya kami pasti membuat 7 kejutan [ tentu yang empunya hari ultah enggak tau ] yang berbeda. Jadi, kami dituntut kreatif [secara enggak sengaja] dalam jalinan persahabatan ini^^


Postingan ini adalah diikutsertakan dalam lomba posting di dBlogger

Untuk Blog Contest Mizan.com

Dear Dee..


Salam hangat sehangat kopi buatan ibu saya di pagi hari..


Sejauh ini, saya belum mengenal secara dekat anda. Tapi, saya mengenal beberapa karya anda. Dan inilah yang membuat saya ingin mengenal anda.


Sejak saya duduk di kelas 3 SMA, tepatnya tahun kemarin, saya sudah mengenal karya anda. Saat itu, saya lagi rajin-rajinnya ke Perpustakaan sekolah. Minat baca lagi tinggi-tingginya. Dan saya menemukan sebuah novel bersampul biru, yang misterius. Supernova. Judulnya membuat tanda tanya besar di kepala saya. Meski belum membaca secara utuh, saya sangat tertarik dengan novel Misterius ini.


Saya tak membacanya secara utuh. Bukan karena saya tak suka. Tapi, karena saat itu saya akan menempuh Ujian Semester. Dan selanjutnya, saya tak lagi sempat meminjam kumpulan novel di Perpustakaan sekolah dan beralih meminjam kumpulan-kumpulan soal UN. Waktu berlalu begitu saja. Dan saya muali lupa soal rasa penasaran saya dengan novel Misterius anda. Namun, beberapa bulan yang lalu. Saya seakan-akan diingatkan kembali dengan novel misterius anda. Melalui nama anda yang tertulis di sebuah buku yang saya pinjam dari teman baru saya di Kampus. Dee. Filosofi Kopi. Ya, karena belum menemukan siapa yang punya novel Misterius ini. Saya memutuskan untuk terus melanjutkan membaca Filosofi Kopi anda.


Menarik. Setelah membaca Kumpulan cerita anda dalam Filosofi Kopi. Saya bahkan sampai ingin sekali mengunjungi cafe Filosofi yang dibangun Ben dan Jody, seingat saya. [em.. sebenarnya cafe itu ada enggak sich??]


Kopi memang memiliki filosofi tersendiri dalam hidup saya. Keluarga saya sangat suka menikmati hangatnya kopi saat pagi dan sore hari. Dan itu dilakukan setiap hari. Saya jadi teringat dengan ibu dan kakak-kakak saya. Sejak kuliah di pulau seberang. Saya tak lagi merasakan berkumpul besama, bercengkrama dan menikmati hangatnya kopi.


Saya semakin tertarik dengan karya-karya anda. Saya mulai searching karya-karya anda. Sejujurnya saya ingin memiliki karya-karya anda. Tapi, sayang. Saya harus hemat dengan uang beasiswa saya. Sampai akhirnya, baru beberapa hari yang lalu, saya ditawarin sebuah novel berjudul Perahu Kertas karya anda untuk dibaca. Dalam waktu 2 hari saya sudah menyelesaikannya. Ya, saya ngebut membacanya, karena minggu ini saya UAS. Lagi-lagi, saya terbawa arus cerita anda. Kisah Kugy dan Keenan yang unik, membuat saya iri. Anda benar-benar mengisahkannya seperti nyata. Surat untuk Neptunus, lukisan Pilik, Semester pendek, Dongeng, membuat saya seperti mengalami semua itu. Anda seperti menghipnotis saya. Bahkan, setelah rampung membaca novel keren anda ini, saya menulis surat utnuk Neptunus, saya bentuk jadi Perahu Kertas juga. Saya tak tahu apa yang saya fikirkan. Tapi, yang jelas, saya membuat surat itu.


Saking semangatnya bercerita tentang perkenalan saya dengan karya-karya anda, saya sampai lupa memperkenalkan diri saya. Saya, Ria Lyzara. Sekarang sedang menempuh S1 di Universitas Trunojoyo Madura, dan masih semester 1. Saya suka menulis. Dan itu saya tuangkan dalam Blog saya. Saya juga suka menulis cerita. Tapi, selalu gagal di pertengahan. Rasanya hambar. Suatu keberuntungan bagi saya bisa menulis surat ini utnuk anda. Saya ingin sekali bertanya banyak. Terutama tentang, bagaimana mengawali dan mengakhiri sebuah cerita itu agar menarik??


Sekian dulu surat dari saya. Saya harap, tak putus sampai disini..:)


Dan semoga saya beruntung, bisa mengoleksi karya anda..


Dari : Ria Lyzara


Untuk : Mizan.com


Blog. Sebuah media bagi kita untuk mencurahkan segalanya, apapun. Kekreatifan maupun keKereatifan.

Dan sekarang, blog bukan cumin digunakan untuk media curahan hati seperti kalimat diatas. Seorang Blogger [ sebutan untuk empunya blog ] juga memanfaatkannya sebagai penyalur hobi nulis, Peluang bisnis, media silaturahmi, dan banyak hal. Ini membuktikan bahwa seorang Blogger itu multi talent. Itu masih dalam dunia Blogging. Belum lagi pekerjaan, aktifitas mereka [ saya juga ] sebenarnya. Mulai dari pelajar, mahasiswa, pengusaha, guru, dosen, pedagang, bos besar, komidian, akuntan, sastrawan, penulis, artis, aktifis, pembisnis, masinis, dan lain-lain.


Dan kini, muncul lagi bakat baru. Gak hanya seorang pedagang, terus dia seorang blogger pula, merambah bisnis online diblognya pula, jadi penulis juga. Gak hanya itu. KIni, blogger ternyata punya bakat lain. Stand Up Comedy. Ya. Itulah yang saya tangkap setelah beberapa kali bertemu dengan blogger-blogger hebat.



STAND UP COMEDY


Adalah sebuah bentuk seni komedi yang baru saya kenal. Sebuah pertunjukan lawak dari seseorang yang disebut KOMIK. Dilakukan di tempat umum. Terserah dimana saja [dalam pandangan saya]. Biasanya si Komik membawa alat peraga, alat music, atau barang apapun untuk mendukung performnya.

Saya sangat kagum dengan seorang Komik. Mengapa? Karena dia tak terikat dengan suatu skenario lawakan, struktur bermain komedi, yang biasanya suatu kelompok lawak mainkan. Seorang Komik haruslah cerdas dan cepat tangkap dengan reaksi penonton. Dia harus bisa membawa alur tawa penonton. Keren dah pokoknya.


Komik Indonesia yang sekarang lagi ngeBooming abis ialah Raditya Dika dan Panji Pragiwaksono. Ya, bisa dibilang mereka yang mempopulerkan diri mereka sekaligus Stand Up komedi di Indonesia [ lagi-lagi dalam pandangan saya ].



BACK to Bakat Blogger





Seperti yang tadi saya sampaikan. Setelah mengikuti beberapa acara kopdar, dan bertemu blogger-blogger hebat. Saya jadi menyadari bahwa Seorang Blogger [ kecuali saya^^ ] itu punya bakat jadi Komik. Saya bisa menyimpulkan begitu, karena disetiap acara kopdar yang saya ikuti, pasti ada dan hampir semua Blogger itu pandai sekali ngelawak dengan berbagai bahan lawakan disekitar.. (^^)v
Masih ingat postinganku sebelumnya kan?? Tentang Hari pertama Oblong Merah Muda. Ini lanjutannya. Hari ke-2 Oblong Merah Muda. Sesuai dengan tema. Kami menggunakan Kaos berwarna Merah Muda. Haha. Sebagai cewek. Saya suka-suka saja. Bagaimana dengan yang cowok ?? ternyata mereka juga biasa-biasa aja. Soalnya yang pakai kaos ini banyak kali. Jadi mereka biasa saja. Coba kalo sendirian. Haha

Tapi, seru banget. Jadi ingat Kaos kelasku yang berwarna Pink saat SMA dulu :)

Minggu pagi ini, kami semua di angkut dengan angkutan, semacam Truk, untuk menuju Inggil Museum Resto. Ya, sesuai dengan namanya. Tak seperti restoran biasanya. Restoran Inggil ini, memiliki sisi Unik yang mungkin tak ada di Restoran lain. Museum yang sekaligus Restoran ini menyimpan benda-benda kolonial yang lebih dari seabad. Kerennya lagi, pakaian waitressnya itu juga khas Jawa.

Di Inggil, kita hanya diarahkan, dan memulai penjelajahan kota Sejarah Malang dengan jalan kaki didampingi beberapa guide tentunya.


Dimulai dari sepanjang jalan Gajah Mada yang masih menyisakan Bangunan-bangunan Tua semacam Bella Vasta. Dilanjutkan di Balai Kota, Tugu Malang, Patung Choiril Anwar, Toko Oen yang legendaris, Pertokoan Kayu Tangan, Gereja Tertua, Museum Brawijaya, dan alun-alun kota Malang. Selanjutnya, kami balik lagi ke Inggil Museum Resto. Disini kami disambut oleh berbagai tari-tarian. Ditambah lagi, banyak bule disini. Sempat ngobrol dan berfoto bersama. Mereka dari Australia. Liburan disini sudah sejak tahun baru kemaren. hem..Ya, Museum Resto ini memang menjadi langganan dari para Turis Mancanegara.

So, intinya jangan lupakan Sejarah. Karena Sejarah akan membawa kita menjadi jauh lebih baik.


"Belajar dari Masa Lalu, Hidup untuk Masa Depan dan yang paling penting Tak Berhenti Bertanya "-Einstein




Blogging. Dunia yang sudah lama aku geluti. Tapi, setelah mengikuti Kopdar 1000 Blogger Nusantara. Rasanya aku belum apa-apa ternyata. Ya. Akhirnya dalam kopdar tersebut aku bertemu dengan Blogger-blogger kebat, yang pernah aku ceritakan disini.

Dan setelah bertemu dan berbagi berbagai pengalaman inilah, yang membuatku tau apa itu Blonek. Ya. Dan aku tertarik dengan hal ini. Blogger Nekat. Yang ternyata sudah banyak blogger yang mendeklarasikan dirinya seorang Blonek. :)


Malang, Menjadi tujuan pertamaku untuk memblonekan diri. Jika anda seorang blogger pasti sudah tau, ada sebuah event menarik awal tahun ini di kota Apel. Jika anda belum tau, baca aja postinganku tentang event ini disini.

Setelah dapat undangan Free dari Blogger Malang Ngalam . Aku terus diliputi rasa bimbang [lebay dikit :P ]. Why?? Karena, saat itu, Plat-M , belum mendapat undangan komunitas dari Blogger Ngalam. Sedangkan saya sudah. Tentu aku tak berani berangkat sendiri. Aku mulai Tanya ke mas-mas tetua Plat-M. Dan memang mereka belum dapat undangan. Sedikit putus asa, pasti itu. Niat memblonekan diri sedikit terkubur. Takut gak ada teman kesana. Ternyata belum bener-bener berani jadi Blonek nich aku:P . But, H-2, aku mendapat kabar dari Plat-M, dan ternyata mereka di Undang. Asyiik.. Tentu sueenneeng rasanya. Dan singkatnya, Jumat, 6 Januari 2011. Menjadi hari bersejarah bagiku. Karena kali pertamanya saya nekat pergi ke luar kota [ selain Pare-Bangkalan ], cewek sendiri pula.


Saat berangkat menuju Malang. Aku berangkat bersama 3 anggota Plat-M lainnya. Kami naik Bis Umum. [5 anggota lain naik kereta, dan 4 anggota(cewek) lagi berangkat hari Sabtu, saat acara]. Entah, saking senengnya akhirnya bisa jadi Blonek atau bagaimana. Aku tak bisa tidur diperjalanan. Aku hanya bisa melihat jalanan yang mulai macet, membuat perjalanan semakin lama, nonton TV [untung ada TV di Bis ini, meskipun jadi emosi, gara-gara berita kalau Gedung DPR mau ngerenovasi toilet aja habis 2 milyar ditambah tempat parkir 3 milyar].


Sesampai di tempat penginapan. Aku tambah girang lagi. Karena bertemu dengan blogger-blogger kota lain. Saat itu blogger Bojonegoro, yang mungkin datang sekitar 2 menit sebelum kami. Selesai mandi dan istirahat sejenak. Kami memutuskan untuk jalan-jalan. Meskipun, belum tahu seluk beluk jalanan disini. Tapi, kami nekat aja, menghirup udara malam di kota Malang. :)

Meskipun di Malang, kami memutuskan untuk makan Tahu Campur Lamongan.hehe


Next..


Semakin akrab dengan Blogger Bojonegoro saat diwawancarai di Radio Streaming-nya Bojonegoro.

Karena capek sudah melanda. Gak tidur seharian. Aku putuskan tidur duluan. Ee..saat bangun, sekitar jam 3, blogger dotSemarang yang tak sing bagiku, baru saja datang.


Keren.. Bener-bener Blonek mereka ini ^^
Oblong Merah Muda. Pertama saat dengar tema yang diusung Blogger Ngalam untuk Ultahnya yang ke-4 , aku kira, ini sebuah acara, ya semacam ngobrol bareng tentang Keberanian Anak Muda jaman sekarang untuk Unjuk Gigi . Merah = Berani, itu fikir saya. Haha.. Ternyata salah.. dan jauh dari apa yang saya duga. OBLONG MERAH MUDA. Obrolan BLOgger NGalam MEngenang sejaRAH meMajUkan buDAya. Keren kan??

Rentetan acara Oblong Merah Muda ini dikemas dalam 2 hari. Hari pertama, bertempat di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Malangkucecwara, yang kampusnya unik banget. Disambut dengan gerimis, kami (aku dan nak-kanak Blogger Madura) melakukan registrasi. Dan masuk-lah kami kedalam gedung. Lesehan. Penih kesederhanaan. Jadi inget Ultah Plat-M kemaren :) . Keren tapi. Meski sederhana. Acara berjalan lancar.


Dibuka dengan tarian khas kota Malang. Berlanjut, dimulai dengan pemutaran film yang menceritakan, pembentukan daerah Malang sampai berbagai Kerajaan yang ada disini.


Setelah selesai menikmati pemutaran film berSejarah ini, berlanjut pada sesi sambutan. Diawali dari Mas haqqi, ketua Blogger Ngalam yang menjelaskan, bahwa sebenarnya ultahnya Blogger Ngalam itu tanggal 29 Desember. Lanjut sie Ketua Pelaksana, Mas Fajar. Lanjut sambutan dari The Big Sponsor. Mbak Mubdarika yang mewakili IdBlogNetwork dan BloggerNusantara ditambah Pak Saranto dari XL.


Terus, rehat sejenak dengan pemutaran film ke-2. Tentang Rekonstruksi Budaya Panji.


Selanjutnya Talkshow pertama. Diisi oleh Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Jawa Timur, sekaligus penggagas Festival Malang Kembali (Malang Tempo Dulu) sebagai pembicara pertama yang bercerita tentang Kota Malang. Beliau adalah History Lovers, Dwi Cahyono. Senang sekali, saat beliau bercerita, rasanya seperti kita bisa melihat kejadian itu secara nyata. :)


Dilanjutkan pembicara kedua, Ovan Tobing, yang lebih banyak bercerita tentang pengalamannya di kota Malang ini. Dilanjutkan oleh pembicara ketiga yaitu, Saranto dari XL, yang tadi telah menyampaikan sambutannya. Break sejenak.


Lanjut ke Talkshow ke-2 dan ke-3


Diisi oleh 4 orang Hebat lainnya. Diantaranya Farid Gaban dan Paman Tyo yang Meraba Indonesia dengan Motornya melalui Ekspedisi Zamrud Khatulistiwa. Dan Herdian Ferdianto, seorang web/mobile developer, serta Moch. Zamroni, seorang penggiat konten lokal dan web developer Kota Malang.


Hari Ke-2 Menjelajah Kota Malang in Progress..

Teringat saat masa SD ku dulu. Aku sekolah disebuah Sekolah Dasar di tengah kota lahirku. Saat itu, aku baru saja beberapa bulan masuk SD. Masih teringat aku, saat ayahku pertama kali dan untuk terakhir kali menjemputku di Sekolah. Senang pasti rasanya. Karena, ini yang pertama kali ayah menjemputku di Sekolah. Betapa senang dan bangga-nya aku saat ayahku menjemputku dengan motor tua-nya. Coba kejadian itu dapat berulang. Tapi, saying. Itu kali pertama dan terakhir ayahku menjemputku.


Selang beberapa waktu ayah sakit. Parah bahkan. Dulu aku tak mengerti sama sekali. Aku baru kelas 1 SD, bahkan aku belum Ulangan Semester Cawu pertama-ku. Yach mungkin sekitar 3 bulan setelah aku masuk SD. Ayah sampai harus diopname di Rumah Sakit. Bahkan masih di Rumah Sakit sampai aku dapat hasil rapor cawu terakhirku di kelas 1. Sekitar bulan Juli saat itu. Dan setiap aku minta tanda tangan Ibu untuk raporku, aku harus ke Rumah Sakit dulu. Itu seingatku.

This is my new Community. Plat-M. The community of Blogger Madura.


Why Im join in this community ??


Okey, if you done read my last post about DESA community, you will know that I love blog and I want to join others blogger community. And now. Im in Madura Island. So, Im join in The Plat-M.


And after 4 month in there, and after 2 month Im join in The Plat-M. I get many experience. There are Sharing Keliling with Salingsilang.com , Kopdar Blogger Nusantara, The anniversary of Plat-M, and len jelen in TRK and Siring Kemuning Beach.




[caption id="" align="aligncenter" width="576"]Ria and Nak Kanak Plat-M in The Siring Kemuning Beach :) Ria and Nak Kanak Plat-M in The Siring Kemuning Beach :)[/caption]

Emm..


This is the personil of Plat-M ::> The Klebun or the Leader , Mas Slamet , Mas Faza , Mas Raden , Bang Rotua , Mas Darul , Mas Fajar , Mbak Erna , and others .


Frankly, I do not know what to post anything about the Plat-M. Because I was new in here. :)


So, you can know about Plat-M and all the programs of Plat-M in our Website http://plat-m.com
Satu lagi Pantai di Madura yang berhasil aku kunjungi, setelah Pantai Sanur-nya Madura. Yaitu Pantai Camplong di Kabupaten Sampang. Kini Pantai Kute-nya Bangkalan :). This is Pantai Siring Kemuning. Yang terletak di sekitar Kilometer 60 dari pusat kota Bangkalan, tepatnya di Kecamatan Tanjung Bumi. Kalau di peta, letaknya dibagian utara Pulau Madura.

Dan ini adalah program Len Jelen [ baca : Jalan-jalan ] ke-empat bagi Plat-M dan yang pertama untuk aku. Senang. Tentu saja. Meskipun, seharusnya disaat liburan awal tahun seperti ini, saatnya berkumpul dengan keluarga di rumah bukan?. Tapi tak jadi masalah. Karena liburan awal tahun kali ini aku, berbeda. Aku berkumpul dengan komunitas baru aku.

Awalnya aku bingung, mau mengerjakan apa liburan ini. Soalnya aku gak pulkam ke Pare. Akhirnya aku menyusun jadwal untuk mengerjakan beberapa tugas Kuliah. But, setelah difikir-fikir, ini saatnya aku untuk merefresh otak. So, aku iyakan saja ajakan si Klebun Plat-M untuk ikut dalam program bulanan Plat-M ini.

Kami berkumpul di Halte dekat gerbang depan Kampus jam 7 pagi. Namun, biasalah orang Indonesia. Molor dech sampai sekitar jam 8 kami baru berangkat. Alhamdulillah perjalanan lancaaarr. Kami rehat sejenak di Bangkalan, untuk sarapan. Dan menu sarapan kali ini adalah Nasi Serpong khas Madura [ Bangkalan tepatnya ]. Tunggu postingan saya tentang Kuliner yang satu ini yach..:)

Setelah mengisi perut, kami langsung Tancap Gas menuju Pantai Siring Kemuning. Sekitar satu jam dari Bangkalan. Di sepanjang jalan menuju pantai. Pemandangannya benar-benar indah. Subhanallah dech pokoknya. Kayak di daerah Pacet, Mojokerto. Ada bukit, sungai, sawah yang terhampar luas dengan padi yang sudah siap panen. Indah banget. Sampai aku gak capek tersenyum melihat indahnya pemandangan disini.

Berbagai kecamatan sudah terlewati. Akhirnya kami sampai di Kecamatan Tanjung Bumi.

Terlihat pintu masuk ke Pantai Siring Kemuning ini. Suara Ombak membuatku cepat-cepat pengen masuk :P .Setelah parkir motor dan check in. Kami-pun masuk ke kawasan Pantai. Ombaknya memang sedikit besar. Tapi, tak menyulutkan aku untuk turun nanti. But, tikar sudah digelar. Agenda pertama rapat dulu, meski sebenarnya malah porsi makan-makannya yang lebih lama.hehe

Rapat dimulai dan kami pun mulai turun ke Pantai. Tak heran mengapa orang-orang menyebutnya Pantai Kute-nya Bangkalan. Bentuk memang lumayan mirip dengan Pantai Kute. Tapi, saya rasa jauh lebih bersih Pantai Siring Kemuning ini. Jarang sekali ada sampah disekitar pantai. Tempat sampah juga disediakan ditempat-tempat strategis. Dan ini nilai Jual Pantai ini. Seharusnya lebih diekspos. Mungkin jarang yang tau tentang adaya Pantai ini. [ kalau gak gabung Plat-M, mungkin aku gak tahu Pantai ini dengan cepat ..hehe ]
Pengen rasanya nyemplung dan main air. Tapi keinginan itu gak mungkin aku turuti, cz gak bawa baju ganti.
Pengen teriak sekenceng-kencengnya karena banyak beban dipundak [alay nich :P], tapi gengsi.hehe

Dan Foto-foto menjadi suatu kegiatan WAJIB disaat seperti ini.
Foto lainnya bisa dilihat di album ini..

Setelah puas bernarsis-narsis ria, kami sholat dhuhur di Masjid dekat Pantai. Dilanjutkan makan siang dengan menu Rujak, yang memang disepahamku, rujak sangat mudah ditemui di Pantai Madura.

Dan time is out. Karena hari sudah sore, takut hujan juga. Kami memutuskan untuk mengakhiri Len Jelen kali ini. Tadinya sich ingin mampir ke Pusat Batik Tanjung Bumi. Tapi, jarak 3 km dari pantai dan cuaca yang sepertinya akan turun hujan. Memabuat kami memutuskan untuk pulang.

Hem.. Dan harapan awal tahun masehi ini adalah ada Pantai-pantai dan tempat-tempat wisata [ sejarah dan alam ] selanjutnya yang akan aku kunjungi. :)
Detik Smansa atau yang lebih gampang disebut Desa. Desa ini adalah komunitas blogger detik SMA Negeri 1 Pare. SMA yang telah melahirkan banyak blogger muda, khususnya blogger detik. Awalnya Komunitas ini bernama Blogfams.

Mungkin postingan aku memang terlambat. Jauh dan poooll terlambatnya. Tapi, daripada tidak sama sekali. Maka, saya perkenalkan.


Kok bisa ada komunitas Blogger Detik SMANSA??


Awalnya saat aku duduk dikelas 10 [ baca : kelas 1 SMA ], Pak Herman yang kini dijuluki Laskar Online mengadakan sebuah lomba, yaitu lomba BLOG pada Kegiatan Tengah Semester 1 saat itu. Lha, lomba blog ini banyak banget syaratnya. Termasuk menggunakan Blogdetik. Dan singkatnya terpilihlah 20 Blogger terbaik. Dan Pak Herman, membuat keluarga blogger Smansa yang bernama Blogfams itu tadi. Aku seneng banget bisa mempunyai keluarga Blog. Saat itu, blog adalah dunia baruku. Dan akupun mulai semangat nge-Blog. Inilah yang membuatku ingin gabung ke berbagai acara berbagai komunitas.


Detik berganti menit, menit berganti jam, jam berganti hari, hari berganti bulan, bulan berganti tahun. Beberapa acara Blog kami ikuti. Terlihatlah dari 20 blogger ini yang benar-benar berjiwa Blogger #ceiileh :P dan yang tidak.


Setelah berganti tahun. Entah mengapa, kami belum menemukan sosok kader baru Blogfams. Sampai saat aku kelas 12 [ baca : kelas 3 SMA ], tak jua tumbuh bibit-bibit keren [sekeren yang nulis postingan ini :D #PD_gila ]. Dan saat aku baru saja LULUS SMA, kami mengadakan sedikit PELATIHAN BLOG [ BLOGDETIK], saat bulan Puasa kemaren, tentu atas usulan Sang Laskar Online :D. Saya senang bisa mengenalkan Blog kepada orang lain. Kalau biasanya aku ngajarin [ sharing ] antar personal. Dan disinilah tumbuh Kader Baru yang InsyaAllah Keebbatt dah :)


Malamnya kami buka puasa bersama. Kali ini, Pak Herman yang mentragtir kami. Dan disinilah kami meresmikan Komunitas [ lebih enak disebut Keluarga ] DESA [ Detik Smansa] dengan Logo Keren dan penuh filosofi dibawah ini :)



Dan harapan kami, khususnya aku. Semoga nama Blog aggregator DESA ini segera di confirm oleh Adminnya Blogdetik :)


#Go Blog :)