Langsung ke konten utama

Salah Kaprah Menyambut Ramadhan

Ramadhan. Bulan Suci yang ditunggu setiap muslim hampir tiba. Bulan Allah dengan membawa berkah, rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia disisi Allah. Bulan dimana banyak sekali amal yang dilipat gandakan, setiap nafas menjadi tasbih, tidur menjadi ibadah, amal2 diterima dan do'a2 diijabah. Subhanallah.
Dan kita diwajibkan untuk berpuasa di bulan ini, sesuai dengan surat Al Baqarah : 183.

Bahkan sekarang sudah terasa datangnya bulan yang indah ini. Berbagai iklan di TV, suara petasan dimana-mana. Dan terkadang inilah yang menjadi kita salah pandang menyambut ramadhan.



Kini ramadhan menjadi identik dengan segala kesenangan bagi beberapa kalangan. Menurut saya itu memang benar, kita senang dengan datangnya Ramadhan. Tapi, jangan sampai kita salah menyikapinya. Mulai dari berbagai kembang api, baju baru untuk hari Raya, makanan2 khas ramadhan, sampai bermalas2an saat berpuasa, dengan alasan tidur itu ibadah. Dari sudut pandang ini, Ramadhan menjadi terkesan bulan untuk bersenang2 "duniawi". Padahal, dari sudut pandang yang benar, bulan penuh ampunan ini harus kita manfaatkan untuk kesenangan di akhirat kelak. Jadi, jangan sampai kita salah kaprah menyambut Bulan Ramadhan ini.

Untuk itu, yuk perbarui Niat kita menyambut datangnya Bulan suci ini. Lakukan berbagai persiapan dan target ibadah2 yang akan kita lakukan. Persiapanpun mulai dari Persiapan Ma'nawiyah/spiritual, fikriyah/intelektual, dan persiapan jasadiyah serta maliyah.

Sambut Ramadhan ini dengan senang dan bahagia karena berbagai bonus dan diskon pahala besar2 an dari Allah.. :)

nb: artikel ini terinspirasi dari ceramahnya ustadz Darwis 2 thun lalu :D

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Program Top Contributor atau Kontributor Utama Forum Google Penelusuran Indonesia

Banyak yang mengira bahwa saya kerja di Google. Baik mengkira-kiranya saja tanpa bertanya dan cerita ke orang lain dan ada pula yang langsung bertanya (ah lebih tepatnya langsung ngasih statement) ke saya secara langsung.

“Ria, km masak gak bisa nraktir kita, kan km kerja di Google!”

Pernyataan ini agak parah sih. Kalau misal ditraktir es teh di warung masing mending ya, ini es teh atau segelas kopi di coffee shop ala-ala yang saya masuk aja gak berani.hehe. Namun, kenyataannya adalah saya tidak belum kerja di Google. *Susah atuh mau masuk perusahaan multinasional yang super cool inih!

Biar semua gak pada penasaran, kok bisa sih saya “dekat” sama Google? Ikutan berbagai acaranya, kenal dengan para Googler , bahkan dapat invitation ke Kantor Google, saya bakalan cerita :D

Tips Mengikuti Seleksi Ujian Masuk UI S2 - SIMAK UI

"Gak kerasa ya kita udah mau UTS nih!" ucap seorang kawan setelah kelas usai. Bagi saya yang baru sudah 3 bulan hidup di ibu kota, Jakarta dan menempuh perkuliahan di program studi Magister Teknologi Informasi, cukup terasa.  Ya, memang benar terasa begitu cepat, tiba-tiba saja sudah UTS saja. Namun bukan itu point yang saya highlight.  Namun prosesnya..

Kuliah magister / pascasarjana / master degree / S2 memang mungkin bagi sebagian orang terasa mudah. Bagi saya, bisa lanjut kuliah ini saja sudah pernuh perjuangan, kuliahnya tentu juga dengan berjuang, tidak semua materi perkuliahan sudah saya dapatkan di jenjang sarjana. Banyak hal baru yang mesti saya pelajari. Peran teman, sahabat dan semua koneksi diperlukan. Tentu saja doa ibuk dan dukungan kakak adek di rumah sangat-sangat berpengaruh. Semoga Allah senantiasa memudahkan ya. ^^

Back to master degree process..

Saat saya memutuskan untuk lanjut kuliah, saya mulai memikirkan universitas mana yang saya tuju. Tentu dengan rese…

Kembali

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kembali memiliki 3 makna yang semuanya merupakan kata kerja. (1) Balik ke tempat atau keadaan semula, (2) lagi, dan (3) sekali lagi, berulang lagi.

Saya kembali. Yes I am here guys! Setelah sekian lama selalu menutupi rasa malas dengan berbagai alasan untuk tidak kembali menulis disini.
Barangkali ini hal yang klise. But honestly, sulit sekali memulai menulis kembali. Padahal, banyak sekali rasa yang ingin saya ungkap, cerita yang ingin saya tuangkan, kisah yang ingin saya tuliskan, makna dalam hidup yang ingin saya ukir disini sebagai tempat muhasabah diri. Dan barangkali bisa setidaknya sebagai bahan bacaan diwaktu senggang, atau pembelajaran, atau bahkan bisa menginspirasi kamu yang berada di depan monitor atau layar handphone saat ini.
It almost 1,5 years, i am inactive to post in instagram (sometimes I post instagram story, yaa, for keep my moment) dan ternyata hal tersebut memberikan efek gelembung ke sekitarnya. Saya jadi jarang sekali menulis te…