Horee!!?Ramadhan ASyik semakin ASyiik!!

By Ria Lyzara - Oktober 08, 2009


Bulan suci Ramadhan. Mungkin kita selalu mengidentikkan bulan suci ramadhan dengan petasan, baju baru, takjil, dan lain sebagainya yang menyenangkan. Tapi, bila kita melihat sisi puasa yang harus kita laksanakan, rasa lemaspun mungkin kita rasakan.


Namun, Ramadhan kali ini tak ada kata lemas di kamus Laskar ASyik. Who are Laskar ASyik!??



Laskar ASyik adalah sebutan bagi kami yang telah mengikuti Ramadhan Camp di bulan Ramadhan kemarin. Tepatnya tanggal 14-16 September 2009. Seratus peserta dari belahan kota maupun kabupaten Kediri dan sekitarnya berkumpul di Hall Bani Insani Ngasem Kediri. Sungguh pengalaman yang sangat mengesankan. Karena kami mengikuti sebuah acara bagi para pemuda pemudi Kediri yang baru pertama kali dilaksanakan, yang bertujuan untuk mengembangkan kepribadian kita sebagai seorang muslim. Dengan trainer-trainer terkemuka di Indonesia, acara ini berjalan dengan lancer dan InsyaAllah benar-benar sukses.


Ehmmau tau bagaimana ASyiknya Ramadhan Camp kemarin!!??


Ikuti cerita aku tyuzz yukkz!?^_^

Acara Ramadhan Camp ini berlangsung selama 3 hari. Acara ini diadakan oleh KRC (Klub Remaja Ceria) , IKADI, serta IQRO Club dan juga bekerja sama dengan kartu AS dari Telkomsel. Hanya dengan infaq Rp 35.000 ( dalam bentuk harga tiket ), saya mendapatkan banyak hal di sini. InsyaAllah ilmu yang bermanfaat bagi aku maupun Laskar ASyik lainnya. Tak hanya ilmu dan motivasi dari para trainer-trainer terkemuka, tapi kami juga mendapatkan banyak teman baru, emm.. Menu ASyik Buka dan Sahur,


Doorprize, booknote, stiker menarik dan tak ketinggalan sebuah kartu perdana AS.


Hari-hariku di Ramadhan Camp..




Hari pertama



Tanggal 14 September 2009, Kami siswa-siswi smansa yang akan mengikuti Ramadhan Camp berkumpul di sekolah kami tercinta. Yaitu SMAN 1 Pare. Awalnya kami sepakat berkumpul jam 1 siang, tapi ternyata molor sampai jam setengah 3an. Padahal, mulainya acara jam 2 siang. Apa boleh buat, karena menunggu angkutan yang harus kami naikki yang tak kunjung datang, kami pun harus rela untuk telat.



Karena angkutan yang kami tunggu sudah tiba, kami-pun segera meluncur berangkat. Alhamdulillah, kami sampai di SDI Bina Insani di kec. Ngasem Kediri dengan selamat. Saat aku turun, masih terlihat dsepi, padahal kami sangat teeeeelaat sekali. Kamipun segera turun dan regestrasi ulang. Ternyata, semua peserta sudah datang dan berkumpul di dalam masjid. Karena rombongan kami dari SMAN 1 Pare yang paling banyak mengikuti acara ini, acara menjadi terlihat ramai setelah kami tiba.



Setelah sholat Ashar, acara pun dibuka oleh seorang akhwat. Sebelum beliau membuka acara. Beliau memperkenalkan dirinya. Mas Coy, panggilan akrab dari mas Chairul Anwar, seorang mahasiswa Universitas Brawijaya yang akan memandu kami selama 3 hari di Ramadhan Camp. Then, kami berkumpul di lapangan kecil depan masjid untuk mendengarkan peraturan-peraturan mengikuti Ramadhan Camp. Peraturan-peraturan ini disampaikan oleh salah satu pendiri KRC dan juga seorang motivator di Kediri (Mas Coy lebih suka panggil artis di Kediri) yaitu Ustadz Darwis yang lebih suka menyebut dirinya Ahli Zina. Kemudian kami dipersilahkan untuk masuk ke tempat kami beristirahat (istilah kerennya basecamp).


Maghribpun tiba, kami segera membatalkan puasa dengan es Asyik yang disiapkan. Lalu kami sholat Maghrib berjamaah, setelah itu kami berbuka bersama dengan menu ABWS (Menu ini selalu dibanggakan Mas Coy.. ufh). Trus istirahat sebentar lau sholat Isya dan tarawih bersama. Tilawah sebentar lalu materi pertama yang ditunggu-tunggupun akan diberikan kepada kami.



Seorang dosen STAIN Kediri, Bapak Imron Muzakky menyampaikan sebuah materi yang bertujuan untuk mengetahui siapa kita sebenarnya, Who Am I?. Uhm.. materi yang Asyik, beliau juga menyebutkan sebuah kamlimat, yaitu Welcome to Jungle of Life. Dari kalimat itu kita dituntut untuk lebih kreatif atau lebih bias menggunakan otak kanan dan otak kiri kita dengan seimbang. Beliau juga menyampaikan bahwa kehidupan itu meliputi problem, dynamic, dilemma and romance.



Materi pertamapun selesai, kami dipersilahkan untuk beristirahat karena besok kami harus bengun pagi-pagi sekali untuk sholat malam.



Hari kedua...



Sekitar pukul 03.00 WIB, kami dibangunkan untuk melaksanakan sholat malam, makan sahur, dan tilawah. Setelah tilawah kami sholat subuh berjamaah dan dilanjutkan dengan dzikir bersama lalu tadarus bersama. Setelah itu, kami berolah raga, terus setelah berolahraga kami cepat-cepat mengantre kamar mandi pagi. Maklum, kamar mandi disini terbatas sedangkan pesertanya banyak.



Then, sekitar pukul 8-an kami sholat dhuha dan materi II pun akan disampaikan. Kamipun bersemangat kamipun bersemangat untuk mengikti materi ini, karena pembicaranya ialah seorang trainer terkemuka dan merupakan seorang dosen FK UB Malang. Dr. Arif Alamsyah, menyampaikan sebuah materi yang berkaitan dengan materi pertama kemarin. I can if you think you can dalam materi ini kita diberi motivasi untuk selalu percaya diri dan tak putus asa. Dream and Action. Kita harus mewujudkan mimpi kita dengan aksi kita. Beliau berbagi banyak cerita tentang orang-orang sukses di dunia yang awalnya pernah mengalami berbagai kegagalan. Beliau juga bercerita tentang seorang dokter termuda di Indonesia, yaitu RIANA HELMA diangkat menjadi dokter dengan usia yang baru beranjak 17 tahun.


Tak hanya itu, beliau juga bercerita tentang seorang yang sukses dengan kekurangan yang dimiliki. MasyaAllah, pokoknya materi ini sangat mengesankan. Apalagi beliau juga memberi kita sebuah tantangan untuk mengangkat beliau dengan satu jari. Dengan syarat kita harus yakin dan bisa. Dan satu pesan lagi. Take a risk and enjoy the failure.



Setelah penyampaian materi dari Dr. Arif, dilanjutakan penyampaian materi dari Ustdz kondang dan Ahli Zina kami. Yaitu Ustadz Darwis, beliau menyampaikan tentang bagaimana orang yahudi menyerang kita. Yaitu dengan 4S dan 4F. Sex, Song, Sport, Smoke and Fun, Food, Fashion, Family.



Haripun berlanjut, tilawah, sholat, istirahat, sholat lagi, tilawah lagi, buka puasa, sholat dan akhirnya materi yang akan membangun karakter kami pun disampaikan. Karena terlalu kecapekan, aku tidak terlalu konsentrasi dengan materi yang dismapaikan. Yang jelas, mas Adri Suryanto(penyampai materi ini) mengerti kalau kami laskar Asyik sangat capek dan mengantuk. Agar penyampaian materi dari beliau tetap masuk dalam otak kami, beliau menyiratkan air ke arah kami secara tiba-tiba. Tentu saja hal ini membuat kami lebih berkonsentrasi dengan materi yang beliau sampaikan.



Hari terakhir...T.T



Seperti hari ke-2, pagi diawali dengan sholat malam, sahur, sholat, tilawah dan olahraga. Tidak terasa, hari ini hari terakhir bagi kami disini. Banyak sekali pengalaman yang tak terlupakan. Rasanya enggan untuk pulang, tapi mau bagaimana lagi. Hari ini, penyampaian materi terakhir yang paling kami (laskar asyik) tunggu-tunggu. Bedah buku Jalan Cinta para Pejuang, oleh pengarangnya sendiri. Seorang penulis buku Best Seller terkenal di Indonesia. Salim A. Fillah. Beliau menuturkan bahwa pejuang itu mengubah cinta dari ekspetasi menjadi obsesi. Subhanallah, meskipun suara mas Salim ini sangat lembut, kami dengan cermat mendengarkan beliau. Sayangnya beliau seorang yang sibuk, jadi materinya sangat sedikit bagi kami.



Tapi, sebelum beliau pulang ke Yogyakarta, kami Laskar Asyik boleh bertanya-tanya kepada beliau. Dan yang berani bertanya mendapatkan buku karangan beliau. Sayangnya, khusus bagi 3 penanya. Dan kali ini, aku belum beruntung, padahal aku menginginkan salah satu buku karangan beliau. Tapi no problem, kami diberi kesempatan lagi untuk berfoto-foto bersama Salim A. Fillah.^^




Acarapun ditutup oleh Ustadz Tatak dan mas Coy yang super PD itu(hehe maaf mas coy), meskipun super PD beliaulah panitia yang paling setia menemani kami Laskar Asyik. Selama 3 hari, panitia menunggui kami. Tapi, mereka masih sempat pulang ke rumah. Tapi tidak untuk Mas Coy. Beliau menemani kami di Ramadhan Camp tanpa pulang. Bahkan, sampai-sampai selama 3 hari baju beliau yang dipakai tetap(hehe..). Salutlah buat mas Coy,,eits 1 lagi yang ketinggalan. Nama Laskar Asyik itu pemberian nama dari mas Coy lho...hehe^^



Pokoknya Ramadhan Camp Asyik... Asyiiiiiiikkkkkkk bangetz!!!^_^

  • Share:

You Might Also Like

0 Comments