Langsung ke konten utama

Sucikan Hati dalam Kemerdekaan

Merdeka!!!


Merah Putih berkibar di mana-mana. Di pinggir jalan, di depan setiap gang dan di setiap depan rumah. Begitu bangga dan senang, setiap mata memandang merah putih berkibar. Setiap gang terdapat gapura yang bertuliskan "Dirgahayu Republik Indonesia ke-64". Pemandangan yang setiap aku berangkat sekolah di Bulan Agustus membuatku bangga menjadi anak Indonesia. Semangat untuk menuntut ilmu di sekolahpun semakin membara di dada.
Teringat sekilas sejarah kemerdekaan Indonesia. Pahlawan-pahlawan yang berjiwa besar berjuang dan rela mengorbankan segalanya untuk membebaskan Indonesia tercinta dari cengkeraman para penjajah. Kita bisa meniru semangat juang mereka untuk mempertahankan kemerdekaan kita. Dan kita sebagai seorang pelajar, maka wajib memiliki semangat juang kemerdekaan untuk menggali ilmu yang lebih banyak lagi.

Memang secara de facto dan de jure kita sudah merdeka. Sudah tak ada lagi perang, kerja paksa, romusha dan tindakan penjajah yang semena-mena sudah tak ada lagi di sini. Sekarang kita terjajah dalam bentukn lain. Pemikiran, gaya hidup, berbusana, bahkan tata cara beribadah yang sedikit mengalami penurunan yang mungkin terkadang tidak kita sadari. Apakah ini yang dinamakan merdeka?

Kemerdekaan sering kita maknai dengan kebebasan. Bebas melakukan apapun, bebas berekspresi. Namun, apakah menuntut hak-hak dan melalaikan kewajiban juga termasuk kemerdekaan?

Patutnya kita memaknai kemerdekaan dengan tindakan yang berarti serta bermakna. Bukan hanya masalah kebebasan saja, namun kita juga harus mengisi kemerdekaan dengan nilai-nilai, norma-norma dan apapun yang bermanfaat bagi kelangsungan hidup kita sebagai masyarakat indonesia.

Kita harus menemukan jati diri bangsa serta harga diri bangsa kita. Tak hanya sekedar memahami kemerdekaan itu, namun juga menjaga dan memelihara kemerdekaan yang kita miliki. Selain itu kita juga harus menyadari bahwa kemerdekaan Indonesia yang setelah 64 tahun terbebas dari para penjajah adalah nikmat dan karunia yang sangat besar dari Allah yang wajib kita syukuri. Dan pada tahun ini sungguh suatu kebetulan juga, HUT tanah air kita dekat sekali dengan Bulan Suci Ramadhan.

Disinilah kesempatan kita untuk menjadikan momen ini menjadi ladang amal kita. Dengan mensyukuri kemuliaan Allah dan mendekatkan diri kepada-Nya agar kita lebih memili semangat hidup. Terutama semangat juang para pahlawan!? Mari Sucikan Hati dalam Kemerdekaan!!? Merdeka!!^_^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Mengikuti Seleksi Ujian Masuk UI S2 - SIMAK UI

"Gak kerasa ya kita udah mau UTS nih!" ucap seorang kawan setelah kelas usai. Bagi saya yang baru sudah 3 bulan hidup di ibu kota, Jakarta dan menempuh perkuliahan di program studi Magister Teknologi Informasi, cukup terasa.  Ya, memang benar terasa begitu cepat, tiba-tiba saja sudah UTS saja. Namun bukan itu point yang saya highlight.  Namun prosesnya..

Kuliah magister / pascasarjana / master degree / S2 memang mungkin bagi sebagian orang terasa mudah. Bagi saya, bisa lanjut kuliah ini saja sudah pernuh perjuangan, kuliahnya tentu juga dengan berjuang, tidak semua materi perkuliahan sudah saya dapatkan di jenjang sarjana. Banyak hal baru yang mesti saya pelajari. Peran teman, sahabat dan semua koneksi diperlukan. Tentu saja doa ibuk dan dukungan kakak adek di rumah sangat-sangat berpengaruh. Semoga Allah senantiasa memudahkan ya. ^^

Back to master degree process..

Saat saya memutuskan untuk lanjut kuliah, saya mulai memikirkan universitas mana yang saya tuju. Tentu dengan rese…

Program Top Contributor atau Kontributor Utama Forum Google Penelusuran Indonesia

Banyak yang mengira bahwa saya kerja di Google. Baik mengkira-kiranya saja tanpa bertanya dan cerita ke orang lain dan ada pula yang langsung bertanya (ah lebih tepatnya langsung ngasih statement) ke saya secara langsung.

“Ria, km masak gak bisa nraktir kita, kan km kerja di Google!”

Pernyataan ini agak parah sih. Kalau misal ditraktir es teh di warung masing mending ya, ini es teh atau segelas kopi di coffee shop ala-ala yang saya masuk aja gak berani.hehe. Namun, kenyataannya adalah saya tidak belum kerja di Google. *Susah atuh mau masuk perusahaan multinasional yang super cool inih!

Biar semua gak pada penasaran, kok bisa sih saya “dekat” sama Google? Ikutan berbagai acaranya, kenal dengan para Googler , bahkan dapat invitation ke Kantor Google, saya bakalan cerita :D

Kembali

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kembali memiliki 3 makna yang semuanya merupakan kata kerja. (1) Balik ke tempat atau keadaan semula, (2) lagi, dan (3) sekali lagi, berulang lagi.

Saya kembali. Yes I am here guys! Setelah sekian lama selalu menutupi rasa malas dengan berbagai alasan untuk tidak kembali menulis disini.
Barangkali ini hal yang klise. But honestly, sulit sekali memulai menulis kembali. Padahal, banyak sekali rasa yang ingin saya ungkap, cerita yang ingin saya tuangkan, kisah yang ingin saya tuliskan, makna dalam hidup yang ingin saya ukir disini sebagai tempat muhasabah diri. Dan barangkali bisa setidaknya sebagai bahan bacaan diwaktu senggang, atau pembelajaran, atau bahkan bisa menginspirasi kamu yang berada di depan monitor atau layar handphone saat ini.
It almost 1,5 years, i am inactive to post in instagram (sometimes I post instagram story, yaa, for keep my moment) dan ternyata hal tersebut memberikan efek gelembung ke sekitarnya. Saya jadi jarang sekali menulis te…