Langsung ke konten utama

My First Online Experience

Kalau ditanya tentang the first experience browsing. Sering ketawa sendiri jika mengingat pertama kali ngutak-ngatik yang namanya internet. Mungkin juga sedikit malu rasanya mengingat kejadian yang terjadi sekitar 6 tahun silam itu. Tepatnya saat itu pulang sekolah, saat itu aku masih kelas 5 SD, dengan percaya diri aku masuk ke Telkom. Saat itu belum ada warnet yang berjejeran seperti saat ini di Pare. Saat itu yang ku tahu hanya di Telkom. Gara-gara teman-temanku ngobrol soal internet yang dimana kita bisa mencari segala hal di sana, maka rasa penasaran dengan yang namanya internet semakin besar. Ku masuki telkom-net no 5 yang terletak di pojok. Dengan sedikit deg-degan ku pencet tombol di CPU dan monitor. Di layar tertera beberapa opsi. Ku pilih personal dan memulai aktifitas mengutak-atik internet. Saat itu aku tak mengerti apa-apa sama sekali. Aku harus memilih salah satu gambar-gambar kecil yang ada di monitor. Dulu sih masih belum ngerti apa nama dari gambar-gambar kecil itu. Namanya shortcut. Ku amati gambar-gmabar itu beserta tulisan-tulisan kecil dibawahnya. Ada salah satu di antaranya tertulis Internet Explorer...Ehm..mungkin itu fikirku, cz ada tulisan internetnya..hehe
Ku klik shortcut itu, aku bingung ditulis dimana salah satu alamat yang di katakan temanku tempo hari. www.yahoo.com .harus di letakkan dimana alamat itu. ku berfikir keran, aku benar-benar tak tau sama sekali yang namanya internet dan tetek bengeknya. Ku putuskan untuk mengintip telkom-net 4 yang berada di sebelah tempatku. Bagaimana cara mengintipnya?? Tak ada sama sekali celah di tembok pembatas antara no 5 dan 4. Hufh, mau tanya malu,,,gimana yach!? ku liahat ke atas lalu ke bangku ku..aha!? aku punya ide..ngintip dari atas..sipz, ku lihat di sekitar tempatku berada. Aman tidak ada orang, aku naek ke bangku dan mengintip apa yang dilakukan orang sebelah saat berinternetan. Saat itu seorang bapak-bapak tua di situ. Ki lihat layar monitor, saat itu orang itu sedang mengetik sebuah alamat. Beliau menulis di baris atas tampilan. Sip, aku turun dan mengetik alamat yang disebut temanku tempo hari. ku tunggu tidak muncul apa-apa di situ seperti di layar monitor orang itu tadi. Aduh di apakan ini, ku naek ke bangku lagi dan mengintip lagi, kali ini tak selancar tadi, orang tersebut menagkap bayanganku. Beliau lalu melihat ke atas, ke arahku. MasyaAllah..betapa takutnya aku, aku hanya sedikit tersenyum takut. Lalu beliu bertanya apa yang aku lakukan, ya jujur saja, aku mengintip karena aku bimgung apa yang harus aku lakukan. Beliau tersenyum dan menjelaskan kepadaku. Lalu aku tersenyum dan mempraktekannya. Berhasil..!!Tapi bagaimana caranya sih, mencari berbagai informasi itu. Ku ngomong ja ke orang sebelah tanpa lagi mengintip, tapi lebih parah, tidak sopan. aku berbicara tapi tetap di tempat. Pada saat itu sih aku fun-fun ja meskipun sedikit takut. Akhirnya orang itu ke tempatku. Dia tanya dengan ramah apa mauku, ya aku bilang ja pengen menemukan segala informasi di internet. Beliau malah tersenyum. Lalu menjelaskan kepadaku apa saja yang tertera di homepage yahoo itu. Lalu aku tanya, apa yang beliau lakukan, beliau jawab mengirim email. apa itu email?? pertanyaan itu terngiang di benakku, beliau lalu mengklik salah satu pilihan di yahoo, yaitu membuat email.Beliau mengerti apa yang aku fikirkan, lalu beliau menjawab yang intinya itu email itu suratlah. "Untuk pertama-tama buatlah email, isi ini semua lalu klik ini". Aku mengucapkan terimakasih, lalu orang itu tersenyum lagi dan kembali ke tempatnya. Aku mencoba tapi gagal, mencoba lagi gagal lagi membuat emailnya. Tapi aku tak mengerti kenapa gagal. Aku naik ke bangku dan mengintip lagi orang itu, sepertinya beliau sedang sibuk sekali. Maka kuputuskan mewngurungkan niatku bertanya lagi ke beliau. Aku turun lagi, dan mencoba tapi gagal lagi. Hufh, dengan putus asa, aku menutup jendela yahoo itu. Mungkin belum saatnya aku bisa,,akhirnya aku putuskan saja untuk bermain kartu yang ada di komputer itu. Setelah ku rasa cukup lelah dan sudah siang pula, aku stop billing yang angkanya membuatku kaget. Aku harus membayar 5000rupiah, tepat 1 jam aku di tempat ini. Uang sakuku saja 1000rupiah, dengan berat hati ku keluarkan uang simpananku di tas yang ku tabung selama 10 hari terakhir ini.
Sungguh malu rasanya mengingat kejadian tersebut..

Namun, pastinya ada hikmah di balik itu semua, akhirnya di masa MTs aku berani mencoba lagi, bahkan saat kelas 8. Gara-gara mengenal MIRC hampir setiap hari aku menghabiskan uang saku + tabunganku untuk nge-Net. Apalagi setelah itu aku mengenal friendster, setiap hari aku nge-Net .

Paling enggak semua kejadian itu ada hikmahnya. Hikmahnya sih..antara lain, aku bisa mengajari teman-teman MTs ku tentyang internet, MIRC, friendster, n facebook. And saat SMA jadi enggak gaptek-gaptek amat...^_^

dan saat mengenal blogdetik, banyak sekali manfaat dan pengalaman-pengalaman yang tak terlupakan utntuk mencari apa yang harus terupload di dalam blogku ini. Dan terimakasih juga pada blogdetik atas Kaos blogdetiknya^_^, aku tunggu laptop-nya yaw...hehehe

Dan akhir kata Selamat Ulang Tahun yang ke-11 buat BLOGDETIK^_^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Mengikuti Seleksi Ujian Masuk UI S2 - SIMAK UI

"Gak kerasa ya kita udah mau UTS nih!" ucap seorang kawan setelah kelas usai. Bagi saya yang baru sudah 3 bulan hidup di ibu kota, Jakarta dan menempuh perkuliahan di program studi Magister Teknologi Informasi, cukup terasa.  Ya, memang benar terasa begitu cepat, tiba-tiba saja sudah UTS saja. Namun bukan itu point yang saya highlight.  Namun prosesnya..

Kuliah magister / pascasarjana / master degree / S2 memang mungkin bagi sebagian orang terasa mudah. Bagi saya, bisa lanjut kuliah ini saja sudah pernuh perjuangan, kuliahnya tentu juga dengan berjuang, tidak semua materi perkuliahan sudah saya dapatkan di jenjang sarjana. Banyak hal baru yang mesti saya pelajari. Peran teman, sahabat dan semua koneksi diperlukan. Tentu saja doa ibuk dan dukungan kakak adek di rumah sangat-sangat berpengaruh. Semoga Allah senantiasa memudahkan ya. ^^

Back to master degree process..

Saat saya memutuskan untuk lanjut kuliah, saya mulai memikirkan universitas mana yang saya tuju. Tentu dengan rese…

Program Top Contributor atau Kontributor Utama Forum Google Penelusuran Indonesia

Banyak yang mengira bahwa saya kerja di Google. Baik mengkira-kiranya saja tanpa bertanya dan cerita ke orang lain dan ada pula yang langsung bertanya (ah lebih tepatnya langsung ngasih statement) ke saya secara langsung.

“Ria, km masak gak bisa nraktir kita, kan km kerja di Google!”

Pernyataan ini agak parah sih. Kalau misal ditraktir es teh di warung masing mending ya, ini es teh atau segelas kopi di coffee shop ala-ala yang saya masuk aja gak berani.hehe. Namun, kenyataannya adalah saya tidak belum kerja di Google. *Susah atuh mau masuk perusahaan multinasional yang super cool inih!

Biar semua gak pada penasaran, kok bisa sih saya “dekat” sama Google? Ikutan berbagai acaranya, kenal dengan para Googler , bahkan dapat invitation ke Kantor Google, saya bakalan cerita :D

Kembali

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kembali memiliki 3 makna yang semuanya merupakan kata kerja. (1) Balik ke tempat atau keadaan semula, (2) lagi, dan (3) sekali lagi, berulang lagi.

Saya kembali. Yes I am here guys! Setelah sekian lama selalu menutupi rasa malas dengan berbagai alasan untuk tidak kembali menulis disini.
Barangkali ini hal yang klise. But honestly, sulit sekali memulai menulis kembali. Padahal, banyak sekali rasa yang ingin saya ungkap, cerita yang ingin saya tuangkan, kisah yang ingin saya tuliskan, makna dalam hidup yang ingin saya ukir disini sebagai tempat muhasabah diri. Dan barangkali bisa setidaknya sebagai bahan bacaan diwaktu senggang, atau pembelajaran, atau bahkan bisa menginspirasi kamu yang berada di depan monitor atau layar handphone saat ini.
It almost 1,5 years, i am inactive to post in instagram (sometimes I post instagram story, yaa, for keep my moment) dan ternyata hal tersebut memberikan efek gelembung ke sekitarnya. Saya jadi jarang sekali menulis te…