Pengusaha Cilik part 2

By Ria Lyzara - Juni 03, 2009

Ekonomi adalah salah satu hal yang mendongkrak kemajuan suatu Negara. Ekonomi tentunya berhubungan dengan uang. Biasanya suatu Negara belum maju jika memiliki tingkat ekonomi yang rendah. Banyaknya pengangguran, adalah salah satu faktornya. Disini kita dituntut untuk selalu aktif dan kreatif untuk terus berkarya dan bekerja.
Kisah atau pengalaman yang pernah saya alami tentang dunia pengusaha yang salah satunya sudah saya sampaikan di Pengusaha Cilik part 1. Kisah lanjutnya yaitu saat saya duduk di bangku tsanawiyah kelas 7 sem 1.
Saat itu saya dan teman-teman satu kelas mendspatkan tugas ekonomi. Yaitu dengan berjualan dengan kelompok masing-masing. Setiap kelompok boleh menjual apa saja yang ingin dijual, namun dengan syarat makanan. Ketua kelompok saya membagi tugas,setiap anak membawa apa yang ingin dijual. Awalnya saya bingung membawa apa. Namun akhirnya saya diberi tahu kakak ada snack yang dibuat tetangganya. Rasanya enak. Mie yang dibumbui dan digoreng lagi. Uhmrasanya enak. Saya putuskan untuk menjual itu. Satu bungkusnya 450 rupiah, bila ingin dijual lagi. Untuk sementara saya hanya beli sekitar 15 bungkus.
Saat praktiknya dimulai, saya dan kelompok mengumpulkan jajanan yang akan dijual. Setelah itu kami berkeliling sekolah menawarkan jajanan yang dijual. Hasilnya dibagi rata satu kelompok.
Ternyata peminat snack yang saya bawa sangat banyak. Sampai akhirnya setiap hari hampir kantong kresek merah besar ditambah dengan 1 kresek hitam sedang berisi snack mie habis terjual. Keuntungan yang saya peroleh setiap harinya hampir 4500 rupiah. Dari 50 rupiah setiap 1 bungkus snacknya. Lumayan-lah jadi setiap keperluan sekolah yang masih bisa saya beli, maka saya beli sendiri. Paling tidak dapat sedikit membantu orang tua.
Namun, hanya sampai semester 2 akhir saya berjualan. Karena harus fokus untuk ulangan kenaikan kelas.

Saat SMA sekarang

Saat SMA sekarang, saya tak lagi berjualan uang mainan ataupun snack seperti saat SD dan tsanawiyah dulu. Karena jaman sudah semakin berkembang dan maju. Banyak siswa SMA yang memiliku HP, bahkan hampir semua.
Pertengahan semester 1 di kelas X,, dengan bermodal HP usang milik kakak yang diberikan kepadaku saat bulan Ramadhan. Agar HP tersebut bermanfaat, saya memutuskan untuk memulai usaha lagi. Dengan berjualan pulsa. Dengan modal 100 ribu rupiah, saya kulakan pulsa electric di salah satu konter celluler yang saya kenal. Saldo awal pun masuk dan saya memulai berjualan pulsa. Dengan langkah awal meng-sms teman-teman bahwa saya dapat mengisi pulsa layaknya konter biasa. Hal ini dapat memudahkan teman-teman untuk membeli pulsa.
Sampai sekarang, sudah hampir 7 bulan saya berjualan Dan alhamdulillah, dengan keuntungan saya sendiri, saya dapat ikut LES di salah satu lembaga bimbingan belajar dengan uang yang saya dapat sendiri.

Semoga pengalaman kerja saya dapat menginspirasi anda untuk selalu kreatif dan berusaha mendapatkan apa yang kita mau dengan uang kerja sendiri.

Wassalam..

  • Share:

You Might Also Like

0 Comments