Diskriminasi!?

By Ria Lyzara - Mei 22, 2009

DISKRIMINASI








Diskriminasi merupakan suatu kejadian yang biasa dijumpai dalam masyarakat, hal ini disebabkan karena kecenderungan manusia untuk membeda-bedakan yang lain. Setiap orang pastinya tidak ingin didiskriminasi oleh orang yang berada di sekitarnya. Berikut ini adalah contoh diskriminasi yang terjadi pada Etnis Tionghoa yang berada di lingkungan kita.
Diskriminasi yang terjadi pada Etnis Tionghoa
Masih banyak etnis tionghoa yang mengalami diskriminasi meski secara sah sudah diakhiri. Beragam stigma yang negatif untuk etnis tionghoa yang mengalami diskrimanasi. Stigma negatif bagi etnis tionghoa antara lain stigma tentang warisan masa orde baru seperti etnis tionghoa pendukung partai komunis, stigma dalam dunia ekonomi seperti tionghoa itu kaya tapi tidak mau tahu dengan etnis lain, kebanyakan orang tionghoa hidupnya selalu mengelopok, tidak mau terbuka maupun stigma bahwa tionghoa itu lebih suka menjadi kristen daripada beragama lain, itu semua yang terjadi secara nyata selama ini.
Contoh lain, misalnya masyarakat Tionghoa mau membuat Barongsay di Surabaya itu dilarang, itu hak sipil kebudayaan itu bisa dipidanakan, Sebelumnya belum ada undang-undang semacam ini, jadi ini membuat orang itu jera. Dalam satu sisi etnis Tionghoa ditekan namun disatu sisi justru di anak-emaskan. Tak hanya koruptor yang dilindungi tapi juga golongan pengusaha lebih diutamakan. Ataupun dlm Pengurusan segala surat-surat keimigrasian maupun kewarganegaraan maupun kependudukan masih tetap juga tidak diprioritaskan. Tindakan diskriminasi semacam itu adalah sebuah bentuk pelanggaran hak asasi manusia. Diskriminasi dapat terjadi dimana saja dan kapan saja. Terjadi di tengah keluarga, masyarakat, sekolah, tempat peribadatan, tempat kerja, juga tempat layanan hukum dan kesehatan. Di sini seharusnya kita memberikan apresiasi karena ini adalah langkah yang cukup baik. Sebagai sebuah upaya kita untuk meniadakan deskriminasi ras dan etnis antara lain yang pertama mengakui kelompok kelompok minoritas tersebut, kedua ini adalah upaya untuk memberikan perlindungan dan yang ketiga ini adalah upaya memenuhi hak-hak kelompok minoritas sebagai kewajiban yang harus dipenuhi negara dalam komitmennya untuk penghormatan bagi kelompok kelompok khusus. Selain itu kita harus mengingatkan kelompok tersebut agar bersikap baik agar pandangan negarif tentang ras dan etnis tersebut dapat hilang dari pikiran masyarakat.







  • Share:

You Might Also Like

0 Comments